Skripsi
Pengembangan game edukasi genre puzzle-adventure menggunakan RPG maker pada mata pelajaran teknologi jaringan berbasis luas pada paket keahlian teknik komputer dan jaringan / Tegar Bagas Permana
Abstrak
Pembelajaran merupakan cara dalam berinteraksi antara peserta didik dengan pendidik menggunakan sebuah media dan sumber belajar yang ada pada suatu lingkungan belajar. Dalam hal ini media pembelajaran merupakan sarana dalam menyampaikan informasi tersebut. Media pembelajaran sendiri terdapat beberapa jenis antara lain media audio media cetak media proyeksi visual media animasi media audio-visual objek fisik manusia dan lingkungan dan media komputer. Seiring berkembangnya teknologi media komputer kerap digunakan dalam pembelajaran contohnya game edukasi. Game edukasi merupakan sebuah game yang mampu memberikan sebuah pembelajaran dalam kontennya. Hal ini sesuai dengan tujuan dan hasil akhir dari penelitian pengembangan ini yaitu (1) mengembangkan media pembelajaran game edukasi dengan genre puzzle-adventure menggunakan RPG Maker pada mata pelajaran teknologi jaringan berbasis luas pada paket keahlian TKJ dan (2) Menguji kelayakan media pembelajaran game edukasi dengan genre puzzle-adventure menggunakan RPG Maker pada mata pelajaran teknologi jaringan berbasis luas pada paket keahlian TKJ. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R D) dengan mengacu pada model ADDIE (Analyze Design Development Implemention Evaluation) oleh Robert Maribe (2009). Penilaian dari media pembelajaran game edukasi akan dilakukan oleh para ahli sebagai validator dan subjek uji coba sebagai penilai kelayakan produk. Para ahli terdiri dari 2 ahli materi dan 1 ahli media dan subjek uji coba dilakukan oleh peserta didik di SMK. Jenis data yang didapat berupa data kualitatif yang berupa komentar/saran dan data kuantitatif yang berupa skala likert 5 dengan metode pengumpulan data yaitu angket. Hasil validasi yang didapatkan dari para ahli adalah ahli materi 1 yaitu guru dengan hasil persentase 89 29% (Sangat Layak) ahli materi 2 yaitu dosen dengan hasil persentase 89 29% (Sangat Layak) dan ahli media yaitu dosen dengan hasil persentase 92 67% (Sangat Layak). Sedangkan untuk hasil kelayakan dari subjek uji coba yaitu peserta didik kelas XI di SMK Negeri 12 Malang yang sedang menerima mata pelajaran teknologi jaringan berbasis luas berjumlah 25 orang mendapatkan hasil persentase 80 87% (Layak). Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran game edukasi dikategorikan layak untuk digunakan.