Tesis
Pengembangan model problem based learning berbantuan mind mapping bermuatan nilai moral dalam serat tripama pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan/ Hanafi
Abstrak
ABSTRAK Hanafi. 2020. Pengembangan Model Pembelajaran Mind Mapping Berbasis Nilai Moral yang terkandung dalam Serat Tripama Pada Perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Malang. Tesis Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1 Dr. Nuruddin Hady S.H. M.H 2. Dr. Sri Untari M.Si Kata Kunci Mind Mapping Nilai Moral Serat Tripama Pendidikan Kewarganegaraan Alasan akademis dalam penyusunan penelitian pengembangan ini adalah 1) Selama ini proses pembelajaran masih didominasi oleh lecturer-centered untuk itu perlu adanya upaya dalam pengembangan model pembelajaran yang lebih mendorong pada terciptanya collegestudent-centered 2) Proses kegiatan pembelajaran hanya sebatas pada pemahaman kognitif saja padahal dalam tataran perguruan tinggi sangat diperlukan tingkat berpikir kritis-analitis 3) model pembelajaran mind mapping hanya digunakan untuk pembelajaran bertingkat ranah pemahaman kognitif saja belum pernah dikembangkan untuk tingkat berpikir kritis-analitis 4) model pembelajaran mind mapping belum pernah dipadukan atau dikembangkan dengan menggunakan media pembelajaran jawa yang sarat akan nilai-nilai moral luhur yaitu serat tripama 5) kemampuan kolaborasi peserta didik dalam belajar secara kelompok dapat dikatakan belum maksimal. Subyek penelitian adalah peserta didik Jurusan SI Hukum dan Kewarganegaraan Angkatan 2019 Offering A Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk penelitian pengembangan yang mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik guna mencapai kualitas pembelajaran yang lebih bermakna. Maka terkait hal tersebut peneliti berusaha untuk menyusun sebuah karya tesis yang berjudul ldquo Pengembangan Model Pembelajaran Mind Mapping Berbasis Nilai Moral yang terkandung dalam Serat Tripama Pada Perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan. Adapun pengembangan model pembelajaran ini tergolong dalam penelitian pengembangan (research and development). Prosedur model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu mengacu pada langkah-langkah yang dikemukakan oleh Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Borg and Gall peneliti melaksanakan tahapan penelitian pengembangan ini yaitu melakukan penelitian pendahuluan perencanaan pengembangan produk uji validasi revisi I uji lapangan tahap awal revisi II uji coba lapangan utama revisi III dan pelaporan. Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk menguji kevalidan kepraktisan dan keefektifan dari model pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti adalah valid praktis dan efektif untuk digunakan menunjang pada proses kegiatan perkuliahan Pendidikan dan Kewarganegraan. Kevalidan model pembelajaran diperoleh dari hasil validasi ahli pembelajaran yaitu sebesar 91 66. Sedangkan dari ahli materi diperoleh skor 93 05 dan diperoleh skor 95 83 untuk kevalidan satuan acara perkuliahan (SAP). Untuk mengetahui tingkat kepraktisan dari model pembelajaran yang dikembangkan dapat dilihat berdasarkan angket respon dosen pembimbing mata kuliah yaitu sebesar 87 5. Sedangkan berdasarkan rata-rata angket respon peserta didik diperoleh dengan jumlah skor 86 serta hasil berdasarkan observasi keterlaksanaan sintaks diperoleh dengan jumlah skor sebesar 93. Model pembelajaran yang dikembangkan ini juga mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik pada perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan. Rata-rata kemampuan kolaborasi peserta didik terjadi peningkatan dari kategori rendah menjadi kategori sedang. Sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik juga terjadi peningkatan secara signifikan. Hasil kemampuan berpikir kritis juga duji dengan menggunakan uji paired sample t test dimana hasilnya menunjukkan bahwa sig 0 00 lt 0 05. Hal ini mengindikasikan bahwa telah terjadi perubahan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran yang dikembangkan. Pengembangan model pembelajaran ini juga mendapatkan beberapa saran dan masukan guna menambah tingkat kepraktisan dan keefektifan dari produk yang dikembangkan yaitu agar model pembelajaran yang dikembangkan ini untuk dapat diterapkan pada lintas jurusan maupun perguruan tinggi yang lain.