Skripsi
Perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Creative Problem Sholving dan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan schoology pada mata pelajaran pemrograman dasar kelas X MM di SMK Negeri 10 Malang / Mochammad Habibi
Abstrak
Pandemi Covid-19 memaksa pelaku pendidikan di Indonesia untuk merubah pola pembelajaran dari tatap muka di dalam kelas menjadi pembelajaran daring. Kurangnya pemahaman guru dalam mendesain pembelajaran daring yang sesuai untuk diterapkan di masa pandemi dan juga faktor kesiapan guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajarn daring menyebabkan pembelajaran daring kurang berjalan secara optimal. Berbagai permasalahan dalam pembelajaran daring mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Tinggi rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh ketepatan guru dalam mendesian pembelajaran agar sesuai untuk diterapkan dimasa pandemi. Ditemukannya hasil belajar siswa yang rendah pada mata pelajaran Pemrograman Dasar kelas X MM di SMK Negeri 10 Malang menjadi latar belakang penelitian ini. Bentuk penelitian eksperimen yang dilaksanakan adalah model quasi-experimental dengan desain penelitian pretest-posttest dimana peneliti akan melakukan pengukuran sebelum dan sesudah kelas eksperimen diberi perlakuan. Siswa kelas X MM 1 dan X MM 2 di SMK Negeri 10 Malang dipilih sebagai sampel penelitian. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dimana jumlah sampel yang digunakan sebanyak 57 siswa. Berdasarkan analisis terhadap hasil pengujian data penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan yakni (1) hasil belajar siswa pada kelas eksperimen A dan B yang mendapat perlakuan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan Schoology dan Creative Problem Solving berbantuan Schoology dikategorikan tinggi (2) Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar ranah pengetahuan mata pelajaran pemrograman dasar dengan penerapan model Creative Problem Solving berbantuan Schoology dan model Flipped Classroom berbantuan Schoology dan (3) Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar ranah keterampilan mata pelajaran pemrograman dasar dengan penerapan model Creative Problem Solving berbantuan Schoology dan model Flipped Classroom berbantuan Schoology.