Skripsi
Pengembangan trainer penerapan rangkaian elektronika berbasis problem based learning sebagai media pembelajaran siswa kelas XI Teknik Audio Video di SMKN 1 Malang / Bram Adi Wijaya
Abstrak
ABSTRAK Wijaya Bram Adi. 2020. Pengembangan Trainer Penerapan Rangkaian Elektronika Berbasis Problem Based Learning Sebagai Media Pembelajaran Siswa Kelas XI Teknik Audio Video di SMKN 1 Malang. Proposal Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) I Made Wirawan S.T. S.S.T. M.T. (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni S.T. M.T. Ph.D. Kata Kunci Pengembangan Trainer Jobsheet Penerapan Rangkaian Elektronika Problem Based Learning. Trainer merupakan alat peraga dalam bentuk miniatur yang sesuai dengan bentuk dan fungsi alat sebenarnya. Materi pada trainer yang akan dikembangkan merupakan materi pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika. Penerapan Rangkaian Elektronika merupakan salah satu mata pelajaran produktif yang terdapat di paket keahlian Teknik Audio Video. Mata pelajaran ini membahas mengenai penerapan komponen-komponen elektronika pada rangkaian elektronika Penerapan problem based learning pada jobsheet dapat mendorong kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan membuat aktif dalam pembelajaran. Dari hasil observasi awal di SMKN 1 Malang diperoleh informasi bahwa pada pembelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika belum tersedia trainer sensor dan jobsheet yang mendukung pembelajaran praktikum yang membahas kompetensi dasar menganalisis dan menguji kerja sensor rangkaian elektronika. Kegiatan praktikum menggunakan cara manual dengan merangkai pada project board dan guru sebagai pusat pembelajaran (teacher center). Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut maka dibuatlah pengembangan Trainer Sensor serta jobsheet praktikum pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah merencanakan membuat dan menguji kelayakan Trainer Sensor serta jobsheet praktikum Penerapan Rangkaian Elektronika berbasis Problem Based Learning. Produk tersebut akan dikembangkan menggunakan model penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono. Langkah-langkah yang akan ditempuh dalam pengembangan antara lain (1) Potensi dan Masalah (2) Pengumpulan Data (3) Desain Produk (4) Validasi Desain (5) Revisi Desain (6) Uji coba produk (7) Revisi Produk (8) Uji Coba Pemakaian (9) Revisi Produk (10) Produksi Akhir. Produk yang dihasilkan berupa trainer dan jobsheet sensor. Produk yang dikembangkan telah divalidasi oleh tiga ahli dan diuji coba pada 10 siswa kelas XI TAV untuk uji coba produk dan 25 siswa kelas XI TAV untuk uji coba pemakaian. Hasil validasi ahli sebesar 95 75%. Hasil uji coba produk sebesar 85 42% dan uji coba pemakaian sebesar 89 6%. Berdasarkan hasil tersebut maka modul layak dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika.