Skripsi
Pengembangan trainer sistem monitoring energi berbasis IOT pada pembangkit listrik tenaga surya untuk mata kuliah manajemen energi di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang / Firman Maulana Ramadhan
Abstrak
Energi listrik di Indonesia berasal dari berbagai pembangkit listrik yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu sumber energi yang digunakan adalah energi surya dengan presentase penggunaan sebesar 0 003%. Potensi penggunaan energi surya masih sangat besar terutama di Indonesia dengan wilayah tropis. Energi surya juga dapat digunkan dalam pembuatan media pembelajaran berupa trainer. Berdasarkan observasi trainer yang dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang terdapat 3 trainer pembangkit listrik tenaga surya namun memiliki kondisi yang kurang layak digunakan. Pada Mata Kuliah Manajemen Energi juga belum terdapat trainer yang dikembangkan untuk Mata Kuliah tersebut. Kedua permasalah tersebut menjadi landasan dilakukannya penelitian pengembangan ini. Model pengembangan yang digunakan pda penelitian pengembangan trainer sistem monitoring energi berbaisi IoT ini adalah model pengembangan Sugiyono. Model pengembangan Sugiyono terdiri dari 10 tahapan yaitu (1) Potensi dan masalah (2) Pengumpulan data (3) Desain produk (4) Validasi desain (5) Revisi desain (6) Uji coba produk (7) Revisi produk (8) Uji coba pemakaian (9) Revisi produk dan (10) Produk akhir. Proses validasi dilakukan oleh ahli I dan ahli II yang memvalidasi isi dan media sedangkan untuk uji coba dilakukan pada dua tahap yaitu uji coba produk dan uji coba pemakaian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan produk yang dihasilkan telah di validasi oleh ahli 1 dan ahli 2 serta diujicobakan kepada mahasiswa program studi S1 Teknik Elektro 2016 dan D3 Teknik Elektro 2017 yang telah menempuh Mata Kuliah Manajemen Energi. Hasil validasi produk berupa trainer didapatkan rata-rata presentase sebesar sebesar 94.2% dan produk berupa jobsheet didapatkan rata-rata presentase sebesar sebesar 94.3% dengan kategori kelayakan ldquo sangat layak rdquo . Hasil uji coba produk produk berupa trainer didapatkan rata-rata presentase sebesar sebesar 90.9% dan produk berupa jobsheet didapatkan rata-rata presentase sebesar sebesar 91.9% dengan kategori kelayakan ldquo sangat layak rdquo . Hasil uji coba produk produk berupa trainer didapatkan rata-rata presentase sebesar sebesar 93.1% dan produk berupa jobsheet didapatkan rata-rata presentase sebesar sebesar 92.8% dengan kategori kelayakan ldquo sangat layak rdquo . Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa trainer sistem monitoring energi berbasis iot dan jobsheet manajemen energi layak digunakan dalam proses pembelajaran Mata Kuliah Manejemen Energi Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.