Tesis
Pengembangan modul pembelajaran tematik berbasis karakter dengan pendekatan saintifik subtema “lingkungan dan manfaatnya†di kelas V SDN Bakalan Krajan 1 Kota Malang / Yanna Purwitaningsih
Abstrak
Tujuan penelitian ini menghasilkan modul pembelajaran tematik berbasis karakter dengan pendekatan saintifik subtema Lingkungan dan Manfaatnya di kelas V SDN Bakalan Krajan 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick and Carey yang terdiri atas 10 langkah yang meliputi (1) identifikasi tujuan instruksional (2) melakukan analisis instruksional (3) melakukan identifikasi karakteristik siswa (4) melakukan perumusan tujuan khusus (5) melakukan pengembangan instrument (6) melakukan pengembangan strategi pembelajaran (7) melakukan pengembangan dan pemilihan bahan ajar (8) melakukan perancangan dan pelaksanaan evaluasi formatif (9) melakukan revisi pembelajaran dan (10) melakukan pengembangan dan pelaksanaan evaluasi sumatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data kualitatif berupa saran dan komentar melalui angket yang diperoleh dari validator uji coba perorangan uji coba kelompok kecil uji coba lapangan dan angket dari guru sedangkan data kuantitatif diperoleh dari nilai berupa angka yang berasal dari validator observer angket respon siswa dan hasil post test. Hasil penelitian ini berupa modul pembelajaran tematik berbasis karakter dengan pendekatan saintifik subtema lingkungan dan manfaatnya di kelas V SDN Bakalan Krajan 1 Kota Malang dan pedoman guru. Berdasarkan penilaian para ahli yaitu ahli materi bahasa dan desain pembelajaran menunjukkan bahwa produk berupa modul siswa dan pedoman guru telah memenuhi kriteria valid dengan hasil 88% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Observasi yang dilaksanakan pada saat uji lapangan untuk keterlaksanaan pembelajaran sebesar 92% serta untuk respon guru dan siswa menunjukkan respon positif sebesar 96% untuk respon guru dan 89% untuk respon siswa dapat disimpulkan jika produk telah memenuhi kriteria praktis. Hasil nilai post test pada saat uji coba lapangan menunjukkan bahwa 24 siswa dari 28 siswa telah mencapai ketuntasan belajar sebesar 86% dengan nilai rata-rata 85 14. Berdasarkan nilai ketuntasan belajar menunjukkan jika modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria efektif. Tingkat kemenarikan berasal dari angket siswa yang menunjukkan respon positif sebesar 89% dengan kategori sangat menarik digunakan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran ini telah memenuhi syarat untuk digunakan dalam pembelajaran dikarenakan telah memenuhi kriteria valid praktis efektif dan menarik.