Skripsi
Analisis pola orang tua dalam mendampingi anak belajar pada masa pandemi covid-19 di kelas V SDN 2 Kebonagung / Mufida, Lailatul
Abstrak
Pendidikan dilaksanakan dari rumah karena adanya virus Covid-19. Proses belajar mengajar juga dilaksanakan dari rumah masing-masing siswa . Pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah masing-masing membuat orang tua untuk mendampingi anak belajar. Orang tua dalam medampingi anak belajar memiliki pola tertentu yang akan digunakan untuk anak agar menghasilkan terjadinya belajar dalam diri seorang anak. Penelitian ini berfokus pada pola orang tua dalam mendampingi anak saat pembelajaran daring terlaksana. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis cara-cara yang dilakukan oleh orang tua saat mendampingi anak di masa pandemi. Penelitian ini menggunnakan pendekatan kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wali siswa kelas V SDN 2 Kebonagung Malang. Penelitian dilaksanakan saat orang tua mendampingi anak pada masa pembelajaran daring. Data dari penelitian ini diperoleh melalui metode observasi wawancara dan dokumentasi kepada wali siswa. Hasil dari penelitian yang dilaksanakan kepada sembilan wali siswa dengan kategori orang tua yang memiliki anak pintar orang tua yang memiliki anak dengan kepintaran sedang dan orang tua yang memiliki anak dengan kepintaran kurang menunjukkan bahwa selama pembelajaran daring orang tua yang memiliki anak pintar dan orang tua yang memiliki anak dengan kepintaran sedang sudah baik dalam mendampingi anak namun terdapat beberapa pola yang belum cukup baik. Sedangkan orang tua yang memiliki anak dengan kepintaran kurang masih perlu memperbaiki pola yang digunakan dalam mendampingi anak. Simpulan dari penelitian ini yaitu wali siswa yang memiliki anak pintar mayoritas telah melaksanakan enam pola dari sepuluh pola. Wali siswa yang memiliki anak dengan kepintaran sedang telah melaksanakan enam pola dari pola. Wali siswa yang memiliki anak dengan kepintaran kurang telah melaksanakan empat pola dari sepuluh pola.Saran bagi orang tua yang memiliki anak pintar diharapkan mempertahankan pola yang digunakan dalam mendampingi anak serta sesekali ikut mengawasi anak saat sedang belajar kelompok bersama teman untuk mengetahui proses belajar kelompok. Bagi orang tua yang memiliki anak dengan kepintaran sedang diharapkan memerintahkan anak untuk merangkum pokok materi agar mempermudah anak saat mempelajari ulang materi tersebut. Bagi orang tua yang memiliki anak dengan kepintaran kurang diharapkan memperbaiki pola yang digunakan dalam mendampingi anak belajar dengan cara mengkomunikasikan dengan guru atau pihak sekolah.