Tesis
Pengembangan panduan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual untuk orang tua dan guru di taman kanak-kanak / Fadilatul Ummah
Abstrak
Penelitian pengembangan panduan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual untuk orang tua dan guru di taman kanak-kanak merupakan respon adaptif terhadap hasil temuan pada studi pendahuluan adanya kendala yang dihadapi oleh orang tua dan guru selama kegiatan belajar dari rumah. Salah satu kendala yang mendesak untuk di selesaikan adalah kebutuhan orang tua dan guru akan adanya panduan pembelajaran sebagai media penghubung antara guru sebagai perancang pembelajaran dan orang tua sebagai pendamping anak belajar dari rumah dengan harapan anak tetap mendapatkan mendapatkan stimulasi pendidikan di usia emasnya secara maksimal tanpa tatap muka dengan guru karena adanya situasi darurat. Dengan panduan pembelajaran ini orang tua bersama anak bisa mengiplementasikan aktivitas pembelajaran secara mandiri karena panduan pembelajaran sudah dirancang sesuai kriteria penyusunan bahan ajar yang baik sedangkan guru memantau aktivitas tersebut melalui media daring dengan panduan pembelajaran untuk guru. Tujuan dari penelitian dan pengembangan adalah menghasilkan produk berupa panduan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual untuk orang tua dan guru di taman kanak-kanak yang valid praktis dan efektif. Alasan menggunakan model Borg dan Gall dalam penelitian ini karena (a) fokus pada pengembangan produk sehingga dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ditemukan (b) menggunakan langkah-langkah yang jelas dan rinci sehingga proses pengembangan dapat dilakukan dengan baik (c) penggunaan model Borg amp Gall diasumsikan dapat menghasilkan panduan pembelajaran pembelajaran yang valid baik secara teoritis maupun praktis karena dilengkapi dengan uji validasi dan uji lapangan serta mengharuskan merevasi produk setelah uji coba dilakukan. Pada penelitian ini model Borg dan Gall telah dimodifikasi karena sesuai dengan kebutuhan penelitian dan situasi serta kondisi di lapangan. Bentuk modifikasi dari sepuluh langkah menjadi delapan langkah adalah sebagai berikut (1) studi pendahuluan (2) tahapan perencanaan (3) pengembangan draf awal (4) validasi oleh ahli dan ahli media (5) revisi produk 1 berdasarkan hasil uji validasi ahli materi dan ahli media (6) uji coba lapangan terbatas (7) revisi produk 2 berdasarkan uji coba lapangan terbatas (8) penyebarluasan. Validasi produk melibatkan ahli media dan ahli materi sedangkan uji coba lapangan terbatas melibatkan tujuh lembaga yang berada di di wilayah Malang Raya terdiri dari empat belas orang tua sebelas orang guru dan lima belas siswa kelompok B. Tingkat kevalidan panduan pembelajaran ini diperoleh dari hasil uji validasi dengan alat berupa lembar validasi dan hasil kepraktisan diperoleh dari uji coba lapangan terbatas menggunakan angket respon pengguna yaitu orang tua dan guru sedangkan hasil efektifitas diperoleh dari siswa melalui lembar rating scale. Jenis data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa catatan komentar tanggapan saran dari ahli materi dan ahli media orang tua dan guru. Sedangkan jenis data kuantitatif berupa data non verbal diperoleh dari skor penilaian yang diberikan oleh ahli dan subyek uji coba lapangan terbatas setelah menggunakan panduan dari panduan pembelajaran yang dikembangkan serta hasil penilaian anak yang di olah guru berdasarkan laporan dari orang tua. Kriteria sangat valid dalam panduan pembelajaran ini didapatkan dari skor yang diberikan ahli media terhadap tiga aspek yaitu aspek ukuran panduan pembelajaran aspek desain cover panduan pembelajaran dan aspek desain isi panduan pembelajaran sebesar 94%. Selanjutnya dari tiga aspek dalam instrumen validasi ahli materi yaitu aspek kelayakan isi aspek kebahasaan dan aspek penyajian panduan pembelajaran mendapatkan persentase 96 3%. Setelah kedua hasil tersebut dianalisis dengan rumus gabungan didapatkan total persentase 95 5%. Tingkat validitas yang sangat signifikan tersebut menunjukkan bahwa panduan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual untuk orang tua dan guru di taman kanak-kanak ini layak diuji cobakan. Pada uji coba lapangan terbatas yang bertujuan mengetahui tingkat kepraktisan panduan pembelajaran diperoleh persentasi 88 1%. Sedangkan hasil penilaian dari guru didapatkan hasil sebesar 94 4%. Setelah dilakukan analisis gabungan didapatkan hasil total sebesar 91 25%. Dengan demikian pengembangan panduan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual untuk orang tua dan guru di taman kanak-kanak layak untuk digunakan secara luas. Sedangkan uji coba untuk mengetahui tingkat efektifitas dengan subyek uji siswa kelompok B diperoleh hasil sebesar 88% atau masuk dalam kategori sangat efektif. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan panduan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual untuk orang tua dan guru di taman kanak-kanak masuk dalam kategori sangat valid sangat praktis dan sangat efektif bisa di sebarkan untuk kalangan lebih luas dalam upaya untuk membantu orang tua membimbing anaknya belajar dari rumah dengan pendampingan dari guru. Panduan pembelajaran ini tidak hanya peruntukkan selama masa pandemi covid-19 tetapi di tujukan untuk situasi darurat dalam bentuk lain yang bisa terjadi kapan dan dimana saja sehingga dalam situasi apapun stimulasi pendidikan terhadap anak akan berjalan dan harapan optimalisasi tumbuh kembang anak di usia emas ini dapat terwujud.