Skripsi
Pengembangan e-modul materi gerak benda berbasis 5e learning cycle pada siswa SD kelas IV / Muhammad Faza Aizzullah
Abstrak
E-modul berbasis 5e Learning Cycle merupakan sumber belajar sekaligus media yang dapat digunakan untuk membantu pembelajaran secara daring yang diterapkan di masa pandemi. Media ini dikemas secara elektronik dengan mengacu pada 5 e Learning Cycle yang meliputi tahap engage explore explain elaborate evaluate. Pengembangan media dilakukan untuk memenuhi kebutuhan guru dalam membantu siswa belajar materi gerak benda. Tujuan penelitian untuk menghasilkan bahan ajar elektronik berupa e-modul berbasis 5e learning cycle yang valid menurut ahli media ahli materi pengguna (guru) dan menarik bagi siswa. Produk e modul digunakan dalam pembelajaran daring pada tema 8 materi gerak benda di kelas IV. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap yakni Analysis Design Development Implementation dan Evaluation. Data diperoleh melalui validasi ahli media ahli materi dan pengguna yaitu 2 orang guru kelas IV dan siswa dari dua kelas pararel yakni IV a dan IV b. Pelaksanaan uji coba pada siswa dilakukan 2 kali. Uji coba skala kecil pada 4 siswa dan skala besar dengan subyek 22 siswa. Hasil penelitian dan pengembangan berupa data validasi oleh ahli media dengan skor rata-rata 96 8% ahli materi 98 5% pengguna 98 73 %. Adapun data hasil uji coba pada siswa diperoleh skor total 97 6 %. Dari hasil penghitungan statistik tersebut menyatakan bahwa produk yang dihasilkan termasuk kategori layak atau valid. Dari uraian hasil di atas dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbentuk e-modul 5e learning cycle termasuk kategori layak menurut ahli media ahli materi dan guru serta menarik bagi siswa. Media dalam bentuk e modul 5 e learning cycle dapat digunakan pada pembelajaran materi gerak banda di kelas kelas IV Sekolah Dasar. Media atau sumber belajar dalam bentuk elektronik relevan digunakan untuk membantu belajar mandiri secara daring untuk itu disarankan guru dapat menerapkan e-modul utamanya pada pembelajaran di masa pandemi.