Tugas Akhir
Rancang bangun ketebalan batu tahan api (isolator) pada tungku peleburan aluminium daur ulang dengan menggunakan gas elpiji 12 kg / Fildatus Safhadewi
Abstrak
Dalam dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi negeri sangat diperlukan adanya sarana dan prasarana yang mampu menumbuhkembangkan kemampuan dan kompetensi setiap mahasiswa. Laboratorium merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk implementasi pelatihan kemampuan mahasiswa sebelum terjun ke lingkungan kerja. Pada Jurusan Teknik Mesin terdapat salah satu mata kuliah yaitu pengecoran logam. Dalam pelaksanaan pembelajaran ini tungku peleburan menjadi bagian yang sangat penting dalam memperkenalkan bagaimana proses pengecoran dan komponen pendukung pengecoran. Meskipun tidak dalam skala besar seperti yang diterapkan pada pabrik atau perusahaan pengecoran logam namun pembelajaran ini dapat dijadikan pengetahuan dasar mengenai peleburan logam. Pembuatan tungku peleburan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan peralatan praktikum sebagai penunjang dalam proses pembelajaran. Tungku peleburan ini menggunakan skala yang kecil mengingat jumlah logam yang akan dilebur juga sedikit. Sehingga dengan menggunakan logam peleburan skala kecil mampu menekan pengeluaran biaya yang harus dikeluarkan untuk bahan bakar dan listriknya. Selain itu penggunaan tungku ini akan mengefisienkan waktu yang dihabiskan untuk peleburan karena waktu yang diperlukan untuk melebur logam aluminium lebih singkat jika dibandingkan dengan tungku peleburan pada umumnya. Tungku ini terbuat dari semen tahan api yang dicor yang menjadi bodi bagian dalam tungku. Bodi luar yang terbuat dari plat baja digunakan sebagai wadah semen cor tahan api. Dengan penggunaan bodi luar ini maka bagian permukaan semen akan terlindungi dari aktivitas biologis yang mampu menurunkan kualitas semen tahan api dan mengurangi ketebalan semen. Bahan bakar yang digunakan untuk menyalakan sistem pembakarnya yaitu LPG (Liquefied Petroleum Gas). Dari hasil pengujiannya menunjukkan bahwa tungku ini memiliki kalor serap sebesar 18.708 99 kJ. Sedangkan laju kalor yang terbuang selama proses peleburan yaitu sebesar 43.045 218 kJ/jam. Dalam melakukan proses peleburan ini jumlah bahan bakar yang dibutuhkan untuk melebur 1 kg aluminium yaitu 1 2255 Kg. Kapasitas daya yang digunakan untuk melebur logam ini yakni sebesar 18 Watt. Waktu yang dihabiskan untuk melakukan peleburan aluminium sebanyak 1 kg yaitu 35 menit. Maka untuk melakukan peleburan 5 kg logam aluminium diperlukan waktu sebesar 175 menit atau 2 jam 55 menit. Setiap mesin memerlukan adanya perawatan yang rutin untuk meningkatkan nilai produktivitas mesin. Perawatan pada tungku peleburan ini diterapkan dnegan priode harian mingguan bulanan dan tahunan.