Skripsi
Analisis perbandingan kinerja keuangan sebelum dan sesudah melakukan layanan mobile banking (studi pada bank bpd di indonesia) / Mohammad Nizar Fauzi
Abstrak
Mobile Banking merupakan penerapan teknologi informasi berbasis digital didalam dunia perbankan. Layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses berbagai fitur layanan perbankan melalui smartphone. Bagi bank mobile banking merupakan strategi untuk menghadapi perkembangan zaman yang serba digital dan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas dengan memangkas jalur distribusi dan pemasaran dan berbagai pembiayaan dengan tercapainya tujuan ini maka akan berpengaruh pada kinerja bank sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah melakukan layanan mobile banking pada perbankan BPD di Indonesia. Rasio kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dana pihak ketiga (DPK) fee based income (FBI) beban operasional pendapatan operasional (BOPO) return on asset (ROA) dan non performing loan (NPL). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling diperoleh perbankan sebagai sampel penelitian yaitu sebanyak 9 perbankan. Teknik analisis data yang digunakan adalah paired sample t-test. Penelitian ini menggunakan pengamatan selama 4 tahun yaitu 2 tahun sebelum melakukan layanan mobile banking dan 2 tahun sesudah melakukan layanan mobile banking. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat 1 rasio yang mempunyai perbedaan yang signifikan yaitu rasio fee based income (FBI) yang mengalami peningkatan setelah melakukan layanan mobile banking. Selain itu terdapat 4 rasio yang tidak memiliki perbedaan yang signifikan yaitu dana pihak ketiga (DPK) beban operasional pendapatan operasional (BOPO) return on asset (ROA) dan non performing loan (NPL). Kinerja keuangan perbankan setelah melakukan layanan mobile banking menunjukkan kondisi keuangan yang meningkat pada rasio DPK FBI BOPO dan NPL dan terjadi penurunan pada rasio ROA. Kenaikan pada DPK dan FBI mengindikasikan peningkatan kinerja keuangan perbankan sedangkan kenaikan pada BOPO dan NPL menunjukkan penurunan kinerja keuangan perbankan. Dan penurunan ROA mengindikasikan penurunan kinerja keuangan sesudah melakukan layanan mobile banking.