Skripsi
Pengembangan model latihan fisik untuk atlet atletik cabang lari jarak pendek 100 meter usia 14 – 18 tahun di Kota Kediri berbasis active movement Indonesia / Ilham Luhur Subekti
Abstrak
Atlet cabang olahraga atletik Kota Kediri kebanyakan merupakan siswa SMA Sederajat dan mahasiswa. Kebijakan full day school juga memberikan tantangan yang cukup berarti terhadap pelaksanaan proses training center yang diprogramkan. Atlet atletik yang berstatus mahasiswa juga memiliki permasalahan yang sama. Kebijakan full day school juga memberikan tantangan yang cukup berarti terhadap pelaksanaan proses training center yang diprogramkan. Untuk latihan fisik dua kali sampai tiga kali dalam satu minggu akan memberikan pengaruh terhadap performa akademik atlet. Latihan teknik dan latihan taktik diberikan 3-4 kali dalam satu minggu praktis satu minggu penuh atlet harus melahap latihan yang diberikan selama training center. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan model latihan fisik dengan menggunakan metode online coaching Supaya memudahkan atlet dalam menjaga kondisi fisik dengan tetap melakukan latihan di rumah. Penelitian ini menggunakan model R D (Research and Development) dari Borg and Gall (1983 775). yaitu metode yang biasa digunakan dalam penelitian pengembangan berjumlah 10 langkah. Tetapi peneliti akan mengambil 3 fase sesuai dengan kebutuhan penelitian. Seperti yang dijelaskan oleh (Ardhana 2002) bahwa prosedur penelitian pengembangan tidak harus dilakukan seluruhnya. Peneliti bisa melakukan modifikasi dari langkah-langkah yang telah dijelaskan oleh ahli sehingga peneliti mempertimbangkan langkah-langkah tersebut. Maka dari itu peneliti menggunakan metode 1) Pengumpulan informasi dan perencanaan penelitian 2) Pengembangan produk awal dan instrumen evaluasi 3) Uji coba produk dan revisi. Dalam penelitian ini terdapat subjek uji coba kelompok kecil sebanyak 8 atlet dan uji coba kelompok besar sebanyak 20 atlet atletik usia remaja di klub atletik Kota Kediri. Berdasarkan hasil analisis oleh para validator diperoleh persentase sebesar 97% untuk ahli media 80 % untuk ahli kepelatihan atletik 92% 76% untuk uji coba kelompok kecil dan 92% untuk uji coba kelompok besar. Maka disimpulkan bahwa produk pengembangan model latihan fisik untuk atlet atletik cabang lari jarak pendek 100 meter usia 14 - 18 tahun di kota kediri berbasis active movement indonesia dapat dinyatakan layak digunakan sebagai media untuk latihan tambahan.