Skripsi
Pola pengelolaan parkir dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di e-parking Gajayana Kota Malang / Dwi Sulistriyani
Abstrak
ABSTRAK Sulistriyani Dwi. 2021. Pola Pengelolaan Parkir Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di E-parking Gajayana Kota Malang . Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nuruddin Hady SH MH (II) Neo Adhi Kurniawan S.Pd SH MH Kata Kunci Pengelolaan E-parking PAD Kota Malang sebagai daerah otonom memiliki wewenang untuk mengatur urusan daerahnya sendiri dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Otonomi daerah menempatkan pemerintah daerah dalam hal mengelola sumber daya yang berpotensi memberikan pemasukan kas daerah. Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial adalah retribusi parkir. Pengelolaan retribusi parkir oleh Pemerintah Kota Malang masih ditemui beberapa permasalahan. Permasalahan tersebut diantaranya adalah kondisi lahan parkir yang belum memadahi di beberapa tempat di Kota Malang sehingga menimbulkan kemacetan. Permasalahan selanjutnya adalah adanya kebocoran pendapatan retribusi parkir akibat juru parkir tidak bertanggungjawab terhadap pendapatan yang disetorkan ke kas daerah. Dalam mengatasi kemacetan akibat lahan parkir dan kejelasan pendapatan retribusi maka diperlukan suatu pengelolaan yang dilaksanakan oleh pihak pemerintah maupun organisasi lainnya sesuai dengan perkembangan zaman dan perubahan sosial serta dinamikanya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan pola pengelolaan parkir yang dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang 2) mendeskripsikan faktor yang menjadi pendukung dan penghambat pengelolaan parkir untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang 3) mendeskripsikan upaya dalam mengatasi hambatan dalam pengelolaan parkir untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data primer dari penelitian ini berasal dari informan dan peristiwa atau kejadian yang terjadi selama kegiatan penelitian. Sedangkan sumber data sekunder berasal dari dokumen resmi Dinas Perhubungan Kota Malang. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik yakni observasi wawancara dan dokumentasi. Prosedur analisis data dilakukan dengan beberapa hal diantaranya pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan serta triangulasi data untuk mengecek keabsahan data. Hasil dari penelitian yang didapatkan adalah sebagai berikut 1) Pola Pengelolaan Parkir dalam rangka meningkatkan PAD di Kota Malang diantaranya terbagi atas Perencanaan Pengorganisasian Pelaksanaan dan Pengawasan. Perencanaan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Malang dengan cara mengevaluasi kendala pengelolaan retribusi kemudian diwujudkan dengan peningkatan pelayanan berupa e-parking dan memanfaatkan aset daerah yang berpotensi. Pengorganisasian dilakukan dengan menunjuk langsung petugas yang terlibat dalam proses pemungutan dan pengelolaan retribus e-parking. Pelaksanaan pemungutan retribusi ditinjau dari 3 sasaran yakni pengelola pengguna jasa e-parking dan bukan pengguna jasa e-parking. Pelaksanaan yang dilakukan oleh pengelola didasarkan pada Undang-Undang dan Ketentuan yang berlaku. Sedangkan pelaksanaan ditinjau dari pengguna dan bukan pengguna masih ditemui beberapa kelebihan dan kekurangan. Selanjutnya Pengawasan dalam proses pemungutan retribusi e-parking terdiri atas pengawasan langsung dan tidak langsung. 2) Terdapat beberapa faktor yang ditemui dalam pengelolaan e-parking yakni faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung tersebut adalah karakteristik barcode pada karcis dan peningkatan sumber daya manusia. Sedangkan faktor yang dapat menghambat pengelolaan retribusi e-parking portal satu gerbang dan sararan prasarana yang belum cukup memadahi. 3) Solusi yang sudah dilakukan untuk mengatasi hambatan pengelolaan retribusi untuk meningkatkan PAD diantaranya pengadaan evaluasi pengiriman petugas ahli teknis bersifat kondisional dalam segala situasi dan pengelolaan retribusi secara stabil serta upaya koordinasi dengan Pemkot Malang. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini diantaranya adalah 1) bagi Pemerintah Kota Malang agar turut mendukung pelaksanaan pemungutan retribusi dengan segera memberikan perizinan pelebaran lokasi. 2) Bagi Dinas Perhubungan Kota Malang agar mengevaluasi kembali solusi terhdapat kendala yang terjadi di lokasi pemungutan retribusi e-parking. 3) Bagi masyarakat umum agar lebih tertib dalam menggunakan e-parking dan bagi yang belum menggunakan e-parking agar segera menggunakan layanan ini untuk manfaat peningkatan retribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). 4) Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengevaluasi kembali perkembangan e-parking yang dijalankan oleh Dinas Perhubungan Kota Malang.