Skripsi
Hubungan perilaku keluarga sadar gizi (kadarzi) dengan kejadian stunting balita umur 12-59 bulan di Kota Batu / Lutfina Yuzi Fani Ainun
Abstrak
Prevalensi balita stunting di Indonesia dilaporkan masih tinggi dan terus meningkat tiap tahunnya yakni meningkat dari 27 5% di tahun 2016 dan meningkat sebesar 30 8% di tahun 2018. Stunting merupakan suatu kelainan gizi yang dialami oleh anak-anak berupa gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang diakibatkan oleh berbagai faktor. Salah satu dari faktor penyebabnya adalah perilaku kesehatan keluarga balita. Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) merupakan salah satu program kesehatan yang dibentuk oleh pemerintah dimana program ini terdiri dari 5 indikator perilaku kesehatan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti adanya hubungan antara perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting anak umur 12-59 bulan di Kota Batu. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini ialah kuantitatif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 120 balita dengan 100 balita sebagai sampel yang jumlahnya ditentukan melalui teknik poenentuan populasi yakni simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting balita umur 12-59 bulan di Kota Batu dengan p-value 0 000