Skripsi
Pengaruh locus of control, ethical climate, dan keseriusan pelanggaran terhadap intensi whistleblowing (studi empiris pada perangkat desa di Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek) / agis riska nurmianda sari
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh locus of control internal ethical climate egoism ethical climate benevolence ethical climate principle dan keseriusan pelanggaran terhadap intensi whistleblowing pada perangkat desa di Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Sampel penelitian ini yaitu 80 perangkat desa yang berperan sebagai Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD) pada 10 kantor desa yang berada di Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Sampel tersebut diambil menggunakan teknik purposive sampling dari populasi penelitian sebanyak 125 perangkat desa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data serta menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakter locus of control internal tidak ditemukan dalam diri perangkat desa yang menyebabkan perangkat desa kurang termotivasi melakukan whistleblowing. Selain itu iklim egoism yang tidak dominan terbentuk di lingkungan kerja pemerintahan desa menjadikan iklim egoism bukanlah alasan perangkat desa melakukan whistleblowing. Penelitian ini juga menemukan bahwa lingkungan kerja di pemerintahan desa Kecamatan Dongko cenderung mengutamakan kepentingan orang lain serta cenderung taat pada peraturan dan hukum sehingga menganggap whistleblowing sebagai langkah untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat serta organisasi dari kerugian. Perangkat desa juga menganggap semakin besar kerugian dari kecurangan semakin perlu dilakukan whistleblowing untuk meminimalisir kerugian. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan locus of control internal dan ethical climate egoism tidak mempengaruhi perangkat desa untuk berniat melakukan whistleblowing. Sedangkan ethical climate benevolence ethical climate principle dan keseriusan pelanggaran berpengaruh positif terhadap niat perangkat desa melakukan whistleblowing.