Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran materi sistem reproduksi berbasis problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 7 Malang / Inayatul Karimah
Abstrak
ABSTRAK Karimah Inayatul. 2021. Pengembangan Modul Pembelajaran Materi Sistem Reproduksi Berbasis Problem based learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 7 Malang. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. agr. H. Mohamad Amin S.Pd. M.Si. (II) Dra. Hj Nursasi Handayani M.Si. Kata Kunci Problem based learning Keterampilan Berpikir Kritis Hasil Belajar Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang wajib dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran abad 21. Keterampilan berpikir kritis merupakan suatu kegiatan menganalisis ide atau gagasan ke arah yang lebih spesifik membedakannya secara tajam memilih mengidentifikasi mengkaji dan mengembangkannya ke arah yang lebih sempurna. Hal tersebut tidak terlepas dari peran seorang guru saat proses pembelajaran berlangsung oleh karena itu keterampilan berpikir kritis pada siswa dapat dikembangkan dengan melakukan perubahan dan adaptasi metode serta strategi pembelajaran agar peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan seksama dan sesuai tuntutan zaman. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di SMA Negeri 7 Malang dengan melakukan wawancara serta observasi lapangan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa masih perlu untuk ditingkatkan. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata siswa yang masih banyak di bawah KKM dan kurangnya pemahaman konsep pada materi biologi berdasarkan kemampuan menjawab soal-soal dan pertanyaan dari guru sehingga mengakibatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa perlu untuk ditingkatkan. Guru sudah melakukan berbagai usaha untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan berbagai macam model pembelajaran model pembelajaran yang sering digunakan adalah Problem based learning selain itu bahan ajar yang digunakan oleh guru hanya berupa lembar kerja siswa berisi soal-soal yang tidak sesuai dengan sintaks Problem based learning Oleh karena itu dalam proses pembelajaran siswa tidak memiliki bahan ajar yang dapat membantu siswa dalam memahami materi. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian pengembangan modul pembelajaran berbasis Problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 7 Malang. Penelitian ini dilakukan dalam uji skala kecil dengan mengikuti model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analyze Design Develop Implement dan Evaluate. Tahapan Implementasi dalam penelitian ini tidak dilaksanakan hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dan mewabahnya virus Covid-19. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan lembar validasi kepada ahli materi ahli bahan ajar dan ahli praktisi pendidikan biologi tentang produk yang telah dikembangkan serta berdasarkan hasil angket respon siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data kualitatif yang didapat dari kritik dan saran dari validator dan data kuantitatif yang didapat dari hasil validasi dan angket respon siswa. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji kelayakan/kevalidan dan uji kepraktisan terhadap modul pembelajaran yang telah dikembangkan. Penelitian pengembangan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan sangat valid dan praktis untuk digunakan. Data hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 100% ahli bahan ajar sebesar 95% dan ahli praktisi pendidikan biologi sebesar 93%. Data hasil uji kepraktisan menunjukkan hasil sebesar 94% yang diperoleh dari angket respon siswa terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Berdasarkan data hasil uji kelayakan/kevalidan yang dilakukan oleh ahli materi ahli bahan ajar dan ahli praktisi pendidikan biologi yaitu guru dan uji kepraktisan yang dilakukan oleh siswa dapat diketahui bahwa modul pembelajaran berbasis Problem based learning ini sangat valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran kelas XI SMA KD 3.12 dan 4.12 yaitu Sistem Reproduksi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.