UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengembangan bahan ajar leaflet berbantuan qr-code pada materi sejarah lokal monumen palagan mendalan untuk pembelajaran sejarah siswa kelas XI IIS 2 SMAN 1 Ngantang / Dinda Prima Ananda

Ananda, Dinda Prima - Nama Orang;

Abstrak
Pada kegiatan pembelajaran sejarah peran bahan ajar sangatlah penting. Bahan ajar berfungsi untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami peristiwa sejarah yang rumit abstrak dan asing. Biasanya bahan ajar yang bersifat menarik adalah bahan ajar yang atraktif dan tidak monoton agar siswa merasa tertarik untuk mempelajarinya. Akan tetapi dalam kegiatan pembelajaran sejarah pada umumnya pendidik hanya terpaku pada bahan ajar yang konvensional sehingga inovasi dan keterbaruan yang seharusnya ada dalam pembelajaran menjadi tidak terlihat. Berdasarkan hasil observasi di SMAN 1 Ngantang proses pembelajaran sejarah hanya memanfaatkan buku paket yang berasal dari pemerintah sementara fasilitas yang tersedia di sekolah telah mumpuni untuk melakukan pembelajaran yang lebih bervariatif. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut peneliti merasa perlu untuk mengembangkan sebuah bahan ajar dengan materi sejarah lokal setempat yang dikemas dengan teknologi terkini berupa bahan ajar Leaflet berbantuan QR-Code. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa Leaflet berbantuan QR-Code dengan materi Monumen Palagan Mendalan untuk kegiatan pembelajaran sejarah pada kelas XI IIS 2 di SMAN 1 Ngantang Penelitian pengembangan ini menggunakan ADDIE Model yang memiliki lima tahap namun karena keterbatasan waktu dan kondisi akibat adanya pandemi COVID-19 maka peneliti sedikit memodifikasi model penelitian ini dan menyesuaikannya menjadi 4 tahapan. Tahapan penelitian pengembangan dengan ADDIE Model ini yakni (1) Tahap I Analisis (Analyze) (2) Tahap II Perancangan (Design) (3) Tahap III Pengembangan (Development)) dan (4) Tahap IV Evaluasi Formatif (Formative Evaluation). Instrumen pengumpulan data pada penelitian pengembangan ini berupa angket dari ahli materi dan ahli bahan ajar. Bahan ajar Leaflet berbantuan QR-Code melewati dua tahap uji coba untuk menguji tingkat validitasnya. Uji coba yang pertama dilakukan dengan ahli materi untuk melihat tingkat validitas bahan ajar dari segi materi dan uji coba yang kedua dilakukan dengan ahli bahan ajar untuk melihat tingkat validitas bahan ajar ini dari segi media yang dipakai. Hasil uji coba bahan ajar Leaflet berbantuan QR-Code ini dari segi materi memperoleh persentase sebesar 86 25% sedangkan dari segi media memperoleh persentase sebesar 95 65%. Berdasarkan kedua hasil uji coba tersebut maka dapat disimpulkan jika bahan ajar Leaflet berbantuan QR-Code Monumen Palagan Mendalan ini sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran sejarah.


Informasi Detail
DDC
Rs 959.8035 ANA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2021.
Deskripsi Fisik
xvii, 158 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01312/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. SEJARAH - MONOMEN PALANGAN MENDALAN - BAHAN AJAR
2. HISTORY - THE MONUMENT OF DEPENDENT PALAGAN - TEACHING MATERIALS

Pembimbing
1. Joko Sayono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik