Skripsi
Melihat efisiensi operasional perusahaan melalui pengungkapan risiko dan usia CEO / Septy Nur Sulistyawati
Abstrak
Persaingan yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan risiko dan usia CEO terhadap efisiensi operasional pada 130 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2019. Pengungkapan risiko dikodekan dengan content analysis sementara efisiensi operasional diukur menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Melalui analisa regresi berganda hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan risiko berpengaruh positif terhadap efisiensi operasional tetapi usia CEO tidak. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan relatif lebih efisien ketika melakukan banyak pengungkapan risiko. Namun usia CEO tidak dapat dijadikan sebagai faktor peningkat/penurun efisiensi yang dicapai. Pengungkapan risiko dinilai sebagai bentuk risk awareness manajemen sehingga menunjukkan komitmen yang lebih tinggi dalam menyelesaikannya. Selaras dengan teori pemangku kepentingan perusahaan membutuhkan stakeholders kunci terutama yang mendorong perusahaan mencapai efisiensinya sehingga pengungkapan risiko menjadi penting untuk dilakukan. Oleh karenanya pengungkapan risiko dapat mempengaruhi reputasi citra dan loyalty stakeholders terhadap perusahaan. Tidak adanya pengaruh usia CEO terhadap efisiensi operasional dalam penelitian ini disebabkan karena keberagaman usia dalam anggota dewan serta kondisi industri manufaktur yang peran modal manusianya tidak sebesar industri jasa dan kreatif. Penelitian ini memberikan pilihan kepada perusahaan untuk melakukan pengungkapan risiko sebagai upaya peningkatan efisiensi operasional dan bagi investor untuk berinvestasi pada perusahaan yang memiliki komitmen dalam mengungkapkan risiko.