Skripsi
Analisis karakteristik stem (science, technology, engineering, and mathematics) mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang dalam matakuliah perancangan konstruksi mesin / Alfin Ageng Nandra Kurniawan
Abstrak
Salah satu pendekatan pembelajaran yang cocok untuk menjawab permasalahan dalam pendidikan teknik adalah pendekatan STEM (Science Technology Engineering And Mathematics). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik STEM mahasiswa dalam Matakuliah Perancangan Kotruksi Mesin hambatan yang dialami mahasiswa dalam pengimplementasian STEM dan pola implementasi matakuliah berkategori STEM. Penelitian ini dijalankan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus yang dilaksanakan pada Program Studi PTM Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumentasi dengan informan terdiri dari para dosen pengampu matakuliah berkategori STEM dan mahasiswa yang telah menempuh Matakuliah Perancangan Kotruksi Mesin. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik STEM mahasiswa PTM dalam pengerjaan tugas perancangan kotruksi mesin ditunjukkan dengan latar belakang tugas perancangan yang mengedepankan pemecahan masalah yang terjadi di masyarakat melalui pembuatan rancangan mesin penggunaan konten matakuliah fisika teknik sebagai sarana untuk memahami fenomena alam yang dimanfaatkan dalam konteks perancangan konstruksi mesin penggunaan konten matakuliah CAD sebagai bentuk dari pemanfaatan teknologi yang digunakan untuk menggambarkan rancangan mesin penggunaan konten matakuliah elemen mesin sebagai dasar dalam pemilihan bahan dan perhitungan komponen mesin serta penggunaan konten matakuliah matematika teknik sebagai wahana untuk mempermudah memahami dari konten fisika teknik CAD dan elemen mesin. Pola implementasi pembelajaran matakuliah berkategori STEM yang tepat untuk mendukung mahasiswa dalam perancangan konstruksi mesin adalah pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) yang dikaitkan langsung dengan kehidupan riil di masyarakat. Hambatan yang sering terjadi dipengaruhi oleh faktor eksternal faktor internal dan faktor teknis perkuliahan.