Skripsi
Hubungan antara disfungsi keluarga dengan keenderungan depresi pada remaja di Kota Malang / Cholifah Utaminingtyas
Abstrak
RINGKASAN Utaminingtyas Cholifah. 2021. Hubungan antara Disfungsi Keluarga dengan Kecenderungan Depresi pada Remaja di Kota Malang. Skripsi Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Pravissi Shanti S.Psi. M.Psi. Kata Kunci kecenderungan depresi disfungsi keluarga remaja Kecenderungan depresi merupakan derajat yang menggambarkan sejauh mana subjek mengalami gejala depresi. Depresi sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi psikologis saat seseorang mengalami perasaan negatif yang begitu dalam. Normal atau tidaknya kondisi ini dapat dilihat dari peristiwa yang menjadi pemicu muculnya depresi seberapa lama kondisi ini terjadi dan terganggu atau tidaknya aspek-aspek dalam diri serta aktivitas sehari-hari ketika ketika kondisi ini berlangsung. Ketika seseorang menjadi lebih mudah mengalami kondisi ini kondisi muncul dan bertahan lama serta menghambat kegiatan sehari- hari maka bisa jadi orang tersebut mengalami gangguan depresi. Secara umum depresi dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam diri seseorang yang mengalaminya seperti afektif kognitif motivasional vegetatif dan fisik. Timbulnya gejala depresi yang dialami oleh seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor fisik dan biologis seperti adanya penyakit penggunaan obat-obatan stabilitas hormon dan gaya hidup. Faktor lain yang berpengaruh adalah faktor psikologis dan lingkungan yang mencakup kecenderungan kepribadian pengalaman individu serta pola asuh dan kehadiran orang lain terutama keluarga. Keluarga sebagai kelompok dan lingkungan terkecil memiliki peran yang sangat penting bagi individu. Ketika keluarga mampu menjalankan perannya dengan baik maka dapat dikatakan bahwa keluarga tersebut berfungsi dengan baik pula. Sebaliknya jika keluarga mengalami disfungsi maka tentunya hal ini akan berdampak bagi kehidupan individu sebagai anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara disfungsi keluarga dengan kecenderungan depresi pada remaja di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang berfokus untuk menguji hubungan antara kedua variabel penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah voluntary sampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 114 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Family Assessment Device General Functioning Scale yang terdiri atas 12 item dengan rentang validitas antara 0 389-0 726 dan reliabilitas 0 821 dan Skala Kecenderungan Depresi yang terdiri atas 37 item dengan rentang validitas antara 0 201-0 609 dengan reliabilitas sebesar 0 878. Analisis dari penelitian ini menunjukkan hasil p