Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi pada mata pelajaran PBO untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMK/ Annisa Fitranti
Abstrak
Program Prakerin menjadikan proses penyampaian materi pembelajaran dilaksanakan di luar kelas dan memerlukan sebuah media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan harus memiliki inovasi guna mengatasi waktu luang dan motivasi belajar siswa yang terbatas selama di industri. Hasil observasi menunjukkan kurangnya inovasi media pembelajaran yang digunakan sementara media yang ada kurang dapat digunakan secara optimal. Maka dari itu diperlukan sebuah inovasi media pembelajaran yang fleksibel untuk digunakandan dapat membangun engagement dengan siswa guna menumbuhkan motivasi belajar siswa supaya lebih optimal dalam penggunaannya. Konsep gamifikasi dalam memadukan pembelajaran dan permainan dapat menjadi salah satu inovasi terbaik untuk memaksimalkan proses tersebut. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis gamifikasi pada Mata Pelajaran PBO serta mendeskripsikan tingkat motivasi belajar siswa SMK setelah menggunakan media yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze Design Development Impelementation Evaluation). Instrumen penelitian berupa angket yang terdiri dari tiga variabel penelitian yaitu aspek functionality aspek media dan aspek materi serta pengukuran motivasi belajar siswa. Data dikumpulkan dari ahli perangkat lunak ahli media ahli materi dan siswa sebagai calon pengguna produk. Perhitungan data kuantitatif dihitung menggunakan proses perhitungan presentasi total skor. Teknik analisis kuantitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan telah valid menurut ahli dan valid digunakan sebagai media pembelajaran PBO. Ahli perangkat lunak menyatakan media Valid untuk dilakukan pengujian berikutnya. Ahli media pembelajaran menyatakan hasil pengembangan Valid digunakan dengan skor akhir 94 64%. Ahli materi juga menyatakan hasil pengembangan Valid digunakan dengan skor akhir 79%. Hasil pengujian pada subjek uji coba kelompok kecil menyatakan hasil pengembangan Valid 88 84% dan kelompok besar Valid 89 06%. Pengukuran motivasi belajar siswa pada kelompok kecil mendapatkan persentase skor 87% dengan kategori tingkat motivasi secara keseluruhan Baik . Pada kelompok besar persentase skor pengukuran motivasi belajar adalah 85 54% dengan kategori tingkat motivasi secara keseluruhan Baik .