Skripsi
Hubungan dukungan sosial dan kesejahteraan psikologi pada karyawan PG. Pesantren Baru/ Duppy Nada Iswara Taqwa
Abstrak
RINGKASAN Taqwa Duppy Nada Iswara. 2020. Hubungan Dukungan Sosial dan Kesejahteraan Psikologis pada Karyawan PG. Pesantren Baru. Skripsi Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nur Eva S.Psi M.Psi. Kata kunci dukungan sosial kesejahteraan psikologis karyawan. Karyawan merupakan aset penting perusahaan dan akan selalu berhadapan dengan permasalahan pada pekerjaan sehingga perusahaan harus memperhatikan kenyamanan dan kesehatan mental karyawan. Kesehatan mental yang kurang baik akan memunculkan stres dan akan menyebabkan menurunnya kesejahteraan psikologis. Hal yang dapat membantu karyawan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang pada pekerjaan adalah dengan menerima dukungan sosial yang dapat berasal dari keluarga teman maupun orang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi terkait (1) tingkat kesejahteraan psikologis karyawan (2) tingkat dukungan sosial karyawan (3) hubungan antara dukungan sosial dengan kesejateheraan psikologis pada karyawan Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Pengambilan data penelitian menggunakan skala Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Psychological Wellbeing Scale yang telah diadaptasi sebelumnya oleh Eva amp Bisri (2018) untuk mengukur kesejahteraan psikologis dan dukungan sosial. Populasi pada penelitian ini berjumlah 5944 dan berkarakteristik (1) usia dari mahasiswa berkisar 18-22 Tahun (2) asal domisili tidak dari Kota Malang (3) tidak berasal dari sekolah yang berlokasi di Kota Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 40 karyawan. Validitas skala kesejahteraan psikologis berada pada kisaran 0.326-0.796 dan memiliki reliabilitas yaitu 0.808 sedangkan validitas skala dukungan sosial berada pada kisaran 0.457-0.692 dengan reliabilitas sebesar 0.765. Hasil penelitian ini menunjukkan karyawan memiliki kesejahteraan psikologis dan dukungan sosial yang tinggi pula. Uji korelasi dilakukan dengan menggunakan formula pearson product-moment. Nilai korelasi yang diperoleh antar kedua variabel adalah 0.370 dengan signifikansi 0.000 (p lt 0.05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada karyawan Saran yang dapat diberikan terkait penelitian ini adalah Karyawan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologi dengan cara berusaha untuk menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan memaafkan diri sendiri atas kegagalan atau kekecewaan yang pernah terjadi serta meningkatkan dukungan sosial dengan cara lebih berinterikasi kembali dengan keluarga