Skripsi
Isi dan sajian materi komunikasi dalam bahan ajar bipa lsquo sahabatku Indonesia tingkat a1 / Selviana Rahayu
Abstrak
Komunikasi dasar merupakan hal pokok dalam setiap kehidupan berbahasa. Setiap manusia memerlukan komunikasi kepada sesamanya juga berguna untuk meneruskan setiap informasi-informasi sosial. Pola komunikasi manusia pastinya memerlukan penutur dan mitra tutur yang berfungsi sebagai pemberi dan penerima informasi. Hal yang telah dipaparkan menjelaskan mengenai hal penting yang berhubungan dengan komunikasi. Oleh karena itu materi ajar yang ada dalam buku Sahabatku Indonesia Tingkat A1 harus dikaji dan ditelaah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan isi dan sajian materi komunikasi dalam buku Sahabatku Indonesia Tingkat A1 yang mencakup tiga fokus dasar yaitu muatan budaya karakteristik kosa kata dan kalimat dan model pelatihan keterampilan komunikasi dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data pada penelitian ini mencakup satuan bahan ajar yang ada dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1 yang mendeskripsikan tiga hal. Pertama muatan budaya dalam berkomunikasi yang berupa kutipan teks dialog dan gambar yang berhubungan dengan fokus yang dibahas. Kedua karakteristik kosa kata dan kalimat yang berupa analisis kosa kata dan kalimat. Ketiga model pelatihan keterampilan komunikasi dasar berupa dialog-dialog yang melatih komunikasi. Sumber data penelitian ini berjudul Buku Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Sahabatku Indonesia Tingkat A1. Buku ini diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2016. Buku ini diperuntukan bagi pelajar asing tingkat dasar atau pemula. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman analisis dokumen dalam bentuk tabel pengumpulan data sebagai instrumen pendukung. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga hasil temuan penelitian. Pertama muatan pengetahuan budaya dalam buku yaitu tentang keakraban dan kesantunan. Dalam analisis tentang keakraban ditemukan empat data yang ditemukan pada unit 1 dan unit 2. Pada analisis tentang kesantunan ditemukan dua data yang ditemukan pada unit 1 dan unit 2. Topik pada unit 1 adalah menyapa unit 2 membahas tentang berkenalan. Bahasan mengenai keakraban dan kesantunan sesuai dengan topik yang ada pada unit 1 dan unit 2. Kedua hasil analisis mengenai karakteristik (kosa kata dan kalimat) juga ditemukan karakteristik kosa kata berdasarkan jenis kata yaitu nomina verba adjektiva pronomina numeralia dan adverbia. Analisis kosa kata berdasarkan jenisnya ini dianalisis kosa kata satu persatu pada unit 1 sampai dengan unit 10. Pada setiap unit tersebar jenis kosa kata yang bermacam-macam kosa kata ini tersebar pada bacaan dialog tabel kosa kata maupun pada latihan soal. Hasil analisis mengenai karakteristik kalimat berdasarkan jenis kalimatnya ditemukan tiga jenis kalimat yaitu kalimat berita kalimat tanya dan kalimat seru. Analisis yang dilakukan dari unit 1 sampai dengan unit 10 ditemukan data-data pada bacaan dan dialog setiap unitnya. Ketiga hasil analisis mengenai model pelatihan keterampilan berbahasa ditemukan satu latihan berdialog yang menjadi pelatihan keterampilan berbahasa. Pada latihan berdialog ditemukan enam data yang dianalisis dari unit 1 sampai dengan unit 10. Model pelatihan keterampilan berbahasa ini sesuai dengan topik setiap unitnya. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pertama pada setiap materi komunikasi selalu diselipkan nilai budaya dengan harapan budaya yang terkandung dapat dilestarikan dengan baik. Kedua kosa kata nomina dan kalimat berita menduduki pengajaran terbanyak pada materi komunikasi. Ketiga untuk meningkatkan komunikasi pelajar asing maka sajian latian berbicara disajikan dalam bentuk dialog. Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan beberapa saran. Pertama bagi pengajar disarankan dapat mengembangkan media pembelajaran serta metode-metode pembelajaran yang sesuai. Kedua bagi pelajar disarankan disarankan untuk berlatih komunikasi melalui latihan berbicara. Ketiga bagi peneliti lain disarankan melaksanakan penelitian lebih lanjut dan mengenai materi komunikasi juga menjadikan penelitian ini sebagai referensi.. Keempat bagi penyusun bahan ajar disarankan menyusun bahan ajar yang lebih berfokus dan lebih luas pada topik komunikasi.