Tesis
Sintesis Dan Karakterisasi Potensi Senyawa Kompleks Prussian Blue Like Dari K3[Cr(Scn)6] Sebagai Bahan Katoda Baterai Ion Kalium / Wiwin Dwi Jayanti
Abstrak
Kajian Sintesis dan Karakterisasi Potensi senyawa kompleks Prussian Blue Like (PBL) dari K3[Cr(SCN)6] sebagai bahan katoda baterai ion kalium (BIK) belum pernah dipublikasikan. Tujuan penelitian yaitu mensintesis senyawa kompleks PBL dari K3[Cr(SCN)6] kobalt(II) klorida dan mangan(II) nitrat dengan perbandingan mol sebesar 1 1 1 serta karakterisasi potensi senyawa kompleks hasil sintesis sebagai bahan katoda BIK. Reaksi secara hidrotermal dari K3[Cr(SCN)6] dengan kobalt(II) klorida dan K3[Cr(SCN)6] dengan mangan(II) nitrat berturut-turut menghasilkan senyawa kompleks PBL 1A dan 1B. Kedua senyawa kompleks hasil sintesis diukur titik leburnya untuk mengetahui kemurnian kristal. Analisis dengan alat SEM-EDX digunakan untuk mengetahui morfologi kristal persentase atom (%At) dan persentase massa (%Wt) unsur-unsur penyusun senyawa kompleks. Terbentuknya senyawa kompleks molekuler atau ionik diketahui dari uji daya hantar listrik (DHL). Pola koordinasi ion tiosianat dengan ion logam didapatkan dari analisis gugus fungsi dengan FT-IR. Potensi senyawa kompleks hasil sintesis sebagai katoda BIK ditentukan dengan analisis voltametri siklik. Senyawa hasil sintesis 1A berupa kristal berwarna biru tua yang melebur pada suhu 300 C dan 1B berupa kristal berwarna ungu kehitaman yang melebur pada suhu 186-189 C. Analisis dengan EDX menunjukkan senyawa 1A terdiri dari unsur K Co Cr S dengan perbandingan mol 2 1 1 5 dan senyawa 1B terdiri dari unsur K Mn Cr S dengan perbandingan mol 3 1 2 10. Analisis gugus fungsi dengan FT-IR membuktikan ligan tiosianato berkoordinasi dengan ion logam melalui atom donor N. Senyawa kompleks hasil sintesis merupakan senyawa ionik dengan nilai DHL senyawa 1A 533 S dan senyawa 1B 580 S. Analisis voltametri siklik menunjukkan nilai potensial oksidasi 0 018 dan 0 281 V (senyawa 1A) 0 361 dan 0 825 (senyawa 1B). Nilai potensial reduksi senyawa hasil sintesis adalah 0 020 dan 1 023 V (senyawa 1A) 0 102 dan 0 428 V (senyawa 1B)