Skripsi
Dinamika covid-19 di Indonesia berdasarkan mutasi spike (s) selama satu tahun wabah / Nicholas Gerry Andreanto
Abstrak
SARS-CoV-2 menginfeksi jutaan masyarakat di Indonesia dan merenggut ribuan nyawa melalui ikatan antara protein Spike (S) pada reseptor sel Angiotensin-Converting Enzyme 2 (ACE2) manusia. Gen spike memiliki tingkat mutasi lebih tinggi dibandingkan dengan gen lain yang berpotensi meningkatkan virulensi transmisi dan merubah regulasi virus dalam sel sehingga pemantauan mutasi perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika mutasi gen Spike SARS-CoV-2 guna memprediksi perkembangan COVID-19 selanjutnya. Penelitian ini dilakukan berbasis Big-data. Sampel sekuen gen Spike diunduh dari website database GISAID EpiCoVTM dan NCBI dengan kurun waktu Maret 2020 Maret 2021. Multiple alignment menggunakan algoritma ClustalW dalam BioEdit 7.2.5. Analisis mutasi varian dan rekonstruksi pohon filogenetik menggunakan MEGA X. Ditemukan total 146 situs mutasi dari sampel Indonesia dan 100 dari 19 negara pembanding (Luar Negeri). Sebanyak 135 varian di Indonesia 77 varian di Luar Negeri dan 5 varian yang terdapat di keduanya. Varian diduga berasal dari Luar Negeri dan bermutasi lebih lanjut di Indonesia membentuk varian-varian baru. Berdasarkan seluruh hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa virus SARS-CoV-2 diduga masih akan terus bemutasi selama masih tersebar di dalam masyarakat.