Skripsi
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Customer Satisfaction Melaui Perceived Value Pada Store Three Second Malang (Studi Pada Pelanggan Three Second Tore Malang) / Emzen Fadly Abna
Abstrak
RINGKASAN Abna Emzen F. 2021. Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Customer Satisfaction Melalui Perceived Value Pada Store Three Second Malang (Studi Pada Pelanggan Three Second Store Malang). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing Handri Dian Wahyudi S.Pd. S.E. M.Sc. Kata Kunci Social Media Marketing Customer Satisfaction Perceived Value Pada zaman yang semakin maju ini perkembangan teknologi dan informasi sangatlah pesat. Berbagai usaha bermunculan dengan memanfaatkan perkembangan ekonomi industri di Indonesia. Salah satu contoh industri kreatif adalah industri fashion. Sektor fashion termasuk dalam industri kreatif yaitu terkait dengan pembuatan suatu produk pakaian atau aksesoris. Pemasaran produk industry saat ini banyak yang memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu dengan melalui media sosial. Penggunaan internet mencakup semua kalangan dan mayoritas adalah kalangan milenial. Perceived value adalah nilai yang dirasakan oleh konsumen atas produk yang telah ia gunakan dan hal ini merupakan konsep penting yang perlu diketahui oleh perusahaan karena pada dasarnya konsumen cenderung memaksimalkan nilai yang didapatkannya dari produk yang ia gunakan dengan kendala biaya pengetahuan yang terbatas mobilitas dan pendapatan. Menurut Zeithaml dan Bitner dalam Tjiptono (2007) Perceived Value adalah evaluasi menyeluruh dari kegunaan suatu produk yang didasari oleh persepsi konsumen terhadap sejumlah manfaat yang diterima dibandingkan dengan pengorbanan yang dilakukan . Perceived value dapat dikatakan suatu hal yang penting karena apabila suatu produk tidak mampu menghasilkan nilai pada produk tersebut maka akan kalah dengan produk pesaingnya. Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan (Kotler dan Keller 2006 177). Adapun (Brown dalam Sudaryono 2016 79) berpendapat bahwa kepuasan konsumen adalah suatu kondisi dimana kebutuhan keinginan dan harapan konsumen terhadap sebuah produk dan jasa sesuai atau terpenuhi dengan penampilan dari produk dan jasa. Konsumen yang puas akan mengkonsumsi produk tersebut secara terus-menerus mendorong konsumen untuk loyal terhadap produk atau jasa tersebut dan dengan senang hati mempromosikan produk dan jasa tersebut kepada orang lain dari mulut ke mulut. Adanya peluang tersebut dijadikan peluang bisnis salah satunya di bidang fashion. Sekarang ini banyak diminati bagi pengusaha dalam dunia fashion persaingan semakin ketat untuk memenangkan pangsa pasar berkompetisi saat ini adalah Three second. Banyaknya perusahaan yang berdiri menawarkan produk yang sama menjadikan persaingan sangatlah ketat pemasar dituntut untuk lebih berinovasi dan kreatif untuk memenangkan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Social Media Marketing Terhadap Customer Satisfaction Melalui Perceived Value Pada Store Three Second Malang (Studi Pada Pelanggan Three Second Store Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatory. Populasi dalam penelitian ini yaitu follower akun instagram Three second yang telah membeli produk lebih dari satu kali dan sampel yang didapatkan dalam penelitian ini sebanyak 149 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sementara teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan analisis jalur. Hasil uji analisis jalur menunjukkan bahwa (1) Social Media Marketing berpengaruh secara langsung positif dan signifikan terhadap Perceived Value (2) Perceived Value berpengaruh secara langsung positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction (3) Social Media Marketing berpengaruh secara langsung positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction (4) Social Media Marketing berpengaruh secara tidak langsung positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction melalui Perceived Value. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dijelaskan peneliti memberikan saran kepada pihak Three Second agar perusahaan sebaiknya perlu lebih memahami jika tidak semua pelanggan ingin aktif mengunggah konten atau masih pasif dalam membuat konten media sosialnya.