UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh variasi jarak dua tepi diameter dan panjang penanaman baja threaded rod terhadap kuat cabut sambungan glued in rod dan pola kerusakan arah sejajar serat pada bambu laminasi / Tomy Nanda Wahyu Asyari

Asyari, Tomy Nanda Wahyu - Nama Orang;

Abstrak
Bambu laminasi memiliki keunggulan yang hampir sama dengan kayu jati super. Selain sebagai bahan konstruksi bambu laminasi juga dapat dijadikan sebagai elemen struktur bangunan. Sambungan glued in rod merupakan inovasi sambungan elemen struktur yang dapat digunakan dengan bahan bambu laminasi. Untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui sifat karakteristik sambungan glued in rod. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui nilai kuat cabut sambungan pada setiap variasi diameter baja panjang penanaman baja dan jarak dua tepi terluar bambu laminasi. (2) untuk mengetahui tipe kerusakan yang dialami pada saat pengujian kuat cabut sambungan pada setiap variasi. Pada penelitian ini menggunakan bambu petung (Dendrocalamus Asper) dengan usia 3-5 tahun. Benda uji bambu laminasi dibuat dengan ukuran 100 x 100 x 136 mm. Batang baja yang digunakan adalah threaded rod dengan variasi diameter 8 mm 10 mm 12 mm yang memiliki mutu masing-masing 420 MPa 472 MPa 477 MPa. Rasio panjang penanaman yaitu 5 0d 6 0d 7 0d. Rasio jarak dua tepi terluar bambu laminasi adalah 2 5d 3 0d 3 5d 4 0d 4 5d. Jumlah sampel yang digunakan sebanuak 225 buah. Perekat yang digunakan pada penelitian ini yaitu epoxy resin dengan merek Sikadur -732. Pengujian yang dilakukan adalah uji kuat cabut dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan diameter dan panjang penanaman threaded rod berpengaruh terhadap kuat cabut. Semakin besar diameter threaded rod dan semakin dalam panjang penanaman akan menghasilkan kuat cabut yang semakin besar. Dan juga pada diameter dan panjang penanaman baja yang sama semakin besar jarak dua tepi terluar bambu laminasi semakin besar nilai kuat cabutnya. Kuat cabut maksimum terjadi pada benda uji berdiameter 12 mm dengan rasio panjang penanaman 6d dan rasio jarak dua tepi terluar bambu laminasi 4 5d sebesar 34 85 kN. Sebagian besar benda uji Glued-In Rod pada penelitian ini terjadi kerusakan tipe A. Pola kerusakan yang dialami adalah jika diameter dan rasio panjang penanaman sama apabila rasio jarak dua tepi semakin kecil maka kerusakan yang dialami cenderung ke tipe kerusakan D. Jika diameter dan rasio panjang penanaman sama apabila rasio jarak dua tepi semakin besar maka kerusakan yang dialami cenderung ke tipe kerusakan A.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.184 ASY p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, 2021.
Deskripsi Fisik
xi, 760 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01049/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. BAMBU LAMINASI - BANGUNAN, KONSTRUKSI
2. LAMINATE BAMBOO - BUILDING COUNTRUCTION

Pembimbing
1. Karyadi; 2. Nindyawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik