Skripsi
Pembelajaran mandiri bahasa jerman melalui aplikasi mobile learning funeasylearn bagi siswa kelas x lintas minat SMAN 9 Malang / nadia safira salsabillah
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran mandiri melalui aplikasi Funeasylearn dan untuk mengetahui respons siswa terhadap penggunaan aplikasi Funeasylearn. Sumber data penelitian adalah 36 siswa kelas X Lintas Minat SMA Negeri 9 Malang. Penelitian dilaksanakan secara daring melalui aplikasi ZoomMeeting dan Whatsapp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara sedangkan data yang diperoleh berupa proses kegiatan siswa selama pembelajaran mandiri melalui aplikasi Funeasylearn. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen pendukung berupa lembar observasi yang diisi oleh tiga observer serta pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran mandiri melalui aplikasi FunEasyLearn berjalan dengan baik. Aplikasi ini juga membantu siswa dalam membangun kemandirian belajarnya. Selama proses pembelajaran siswa bertanggung jawab menyelesaikan latihan soal yang tersedia pada aplikasi ini secara mandiri. Selain itu siswa tidak mengalami kesulitan dalam mengoperasikan FunEasyLearn. Mereka juga tertarik dan termotivasi belajar bahasa Jerman dengan bantuan FunEasyLearn karena di dalamnya terdapat fitur bergambar dan berwarna serta latihan soal yang bervariasi sehingga mereka lebih mudah memahami materi. Secara keseluruhan respons positif ditunjukkan siswa terhadap penggunaan aplikasi FunEasyLearn secara mandiri. Mereka menyatakan bahwa penguasaan kosakata mereka bertambah setelah menggunakan aplikasi ini. Oleh sebab itu aplikasi FunEasyLearn dapat terus digunakan sebagai salah satu sarana bagi siswa untuk memperluas kosakata bahasa Jerman dan membangun kemandirian belajarnya baik di dalam kelas maupun di luar lingkungan kelas.