UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kesalahan sintaktis hasil terjemahan minikrimi oleh mahasiswa jurusan sastra jerman Universitas Negeri Malang / Farica Amanda

Amanda, Farica - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan sintaktis pada hasil terjemahan Minikrimi 2) mendeskripsikan bentuk kesalahan sintaktis yang paling banyak dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang pada hasil terjemahan Minikrimi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil terjemahan Minikrimi yang diterjemahkan oleh mahasiswa Jurusan Sastra Jerman saat menempuh matakuliah wajib Uuml bersetzung khususnya mahasiswa angkatan 2017. Analisis kesalahan dilakukan berdasarkan tataran linguistik pada lingkup sintaksis yaitu 1) kesalahan dalam tataran frasa 2) kesalahan dalam tataran klausa 3) kesalahan dalam tataran kalimat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan 9 (sembilan) bentuk kesalahan pada lingkup sintaktis dalam hasil terjemahan. Kesalahan- kesalahan tersebut yaitu 1) kesalahan dalam urutan kata 2) kesalahan penggunaan padanan verba 3) kesalahan penggunaan padanan adjektiva 4) kesalahan penggunaan padanan adverbia 5) kesalahan penggunaan padanan nomina 6) kesalahan penggunaan preposisi 7) kesalahan penggunaan konjungsi 8) kesalahan penggunaan pronomina dan 9) kesalahan penyampaian maksud. Kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah kesalahan penggunaan konjungsi. Kesalahan-kesalahan penggunaan konjungsi berupa kesalahan dalam pemilihan atau ketidaksesuaian penggunaan konjungsi sehingga hasil terjemahan kurang berterima dan membuat suatu klausa maupun kalimat tersebut menjadi tidak efektif dalam bahasa Indonesia penggunaan kata tanya sebagai konjungsi penumpukan konjungsi dan penggunaan konjungsi secara berulang. Faktor penyebab terjadinya kesalahan-kesalahan sintaktis di atas karena kurangnya pemahaman mahasiswa terkait sintaksis maupun terjemahan. Banyak mahasiswa yang cenderung menerjemahkan secara harfiah sehingga terjemahan yang dihasilkan membuat klausa maupun kalimat kurang efektif dalam bahasa Indonesia. Masih banyak mahasiswa juga masih terinterferensi bahasa sasaran atau bahasa Indonesia.


Informasi Detail
DDC
Rs 438.02 AMA k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, 2020.
Deskripsi Fisik
xii, 78 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02158/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. BAHASA JERMAN - TERJEMAHAN 2. GERMANY LANGUAGE - TRANSLATING
Pembimbing
1. Herri Akhmad Bukhori
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik