Skripsi
Pengaruh stock selection skill,risk level dan expense ratio terhadap kinerja reksa dana saham (studi pada reksa dana saham di bursa efek Indonesia periode 2015-2018)/ Zahran Anas Syarif
Abstrak
Reksa dana adalah salah satu jenis investasi yang mengumpulkan dana dari investor untuk diinvestasikan dalam portofolio efek dan dikelola oleh manajer investasi. Reksa dana saham memberikan return yang lebih baik dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya. Manajer investasi sangat variatif dalam mengelola dana yang dihimpun dari investor. Perbedaan kinerja dari manajer investasi ini menghasilkan return yang variatif pula. Karena itu reksa dana saham dipilih investor karena tidak memerlukan modal yang besar memiliki return yang cukup besar dan dipermudah karena sudah dikelola oleh manajer investasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh stock selection skill risk level dan expense ratio terhadap kinerja reksa dana saham pada reksa dana saham di bursa efek indonesia periode 2015-2018. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data bulanan Nilai Aktiva Bersih (NAB) BI Rate IHSG dan data rasio beban tahunan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 27 reksa dana saham di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2018 yang aktif dan memiliki data yang lengkap. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil data dianalisis menggunakan software SPSS 23 for windows. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa stock selection skill berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja reksa dana saham berarti bahwa adanya kenaikan dari stock selection skill akan mempengaruhi kondisi kinerja reksa dana saham. Dibuktikan dari nilai dari reksa dana selama 2015-2018 meningkat dan nilai kinerja reksa dana juga meningkat. Risk level berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja reksa dana saham menunjukkan bahwa semakin besar nilai sharpe ratio dari suatu reksa dana saham namun tingkat risiko justru menurun. Sedangkan expense ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja reksa dana saham bahwa besar beban biaya yang digunakan pada perusahaan reksa dana saham akan mengurangi kinerja reksa dana saham tersebut.