Skripsi
Penerapan model pembelajaran cooperative script berbasis daring untuk ketrampilan berbicara siswa kelas XI SMA Negeri 5 Malang / Faizah Azmi
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan pendapat siswa terhadap model pembelajaran cooperative script berbasis daring yaitu model pembelajaran yang membagi siswa menjadi berpasang-pasangan dan bekerjasama dalam menyelesaikan tugas. Tiap pasangan mendapat peran sebagai pembicara dan korektor yang dilakukan secara bergantian. Penerapan ini dilakukan secara daring karena siswa tidak diizinkan untuk mengikuti pelajaran dengan tatap muka di sekolah selama masa pandemi Covid-19. Media yang digunakan dalam pembelajaran berbasis daring ini adalah panggilan video melalui aplikasi Google Meet dan WhatsApp. Penelitian ini dapat digolongkan ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Data yang diperoleh melalui observasi merupakan hasil pengamatan observer terhadap kegiatan siswa selama penerapan model pembelajaran cooperative script berbasis daring. Data yang diperoleh melalui wawancara adalah data pendapat siswa terkait dengan penerapan model ini melalui whatsapp. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Deskripsi tersebut dijelaskan dan disajikan dalam hasil. Hasil dari penerapan model ini adalah secara umum siswa menjadi percaya diri dan aktif dalam berbicara menggunakan bahasa Jerman yang komunikatif dan sesuai konteks. Siswa terbantu untuk belajar dari rumah walaupun dalam pelaksanaannya kelas daring sering terganggu jaringan internet. Saran yang diberikan kepada berbagai pihak yang berkepentingan untuk penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran cooperative script berbasis daring harus lebih memerhatikan kendala yang sering muncul akibat jaringan internet yang buruk. Kelas daring memerlukan jaringan internet yang stabil khususnya ketika sesi panggilan video. Oleh karena itu diharapkan penerapan model ini dapat dilakukan di kelas normal secara langsung. Penerapan model ini di kelas normal tidak membutuhkan jaringan internet yang selalu stabil sehingga akan lebih efisien penyampaiannya.