Skripsi
Analisis fisikokimia bir pletok daun sukun (artocarpus atllitis) sebagai minuman fungsional alternatif untuk penderita diabetes mellitus / Desi Chlistynora
Abstrak
ABSTRAK Chlistynora Desi. 2020. Analisis Fisikokimia Bir Pletok Daun Sukun (Artocarpus atllitis) Sebagai Minuman Fungsional Alternatif Untuk Penderita Diabetes Mellitus. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ir. Budi Wibowotomo M. Si. Ph.D. (II) Dr. Mazarina Devi M. Si. Kata Kunci daun sukun bir pletok minuman fungsional diabetes mellitus sorbitol. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh rasio subtitusi antara daun sukun dan kayu secang (40% 60% 50% 50% 60% 40%) terhadap sifat organoleptic kapasitas antioksidan flavonoid pH dan sifat fisik warna minuman fungsional bir pletok daun sukun. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua kali pengulangan. Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH kandungan flavonoid menggunakan metode spektrofotometri pH dengan menggunakan pH meter dan sifat fisik (warna) menggunakan colour reader. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil analisis menunjukan subtitusi daun sukun berpengaruh terhadap rasa kapasitas antioksidan kandungan flavonoid pH dan warna fisik pada minuman fungsional bir pletok daun sukun. Formula yang paling disukai oleh panelis adalah bir pletok daun sukun dengan rasio 40% 60%. Antioksidan yang paling kuat dan flavonoid yang paling tinggi ada pada rasio 40% 60%. Kandungan pH yang paling rendah ada pada rasio 40% 60%. Minuman fungsional bir pletok daun sukun dengan kecerahan tertinggi dan kemerahan terendah diperoleh pada rasio 40% 60%.