Skripsi
Manajemen modal kerja pada KUD sumber makmur Kecamatan Ngantang / Jaya Adi Putra
Abstrak
KUD Sumber Makmur merupakan koperasi dengan jenis koperasi produsen. Sesuai dengan namanya koperasi ini termasuk kelompok Koperasi Unit Desa dan sektor usaha yang digelutinya di bidang industri pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen modal kerja yang dilaksanakan di KUD Sumber Makmur Kecamatan Ngantang. Fokus penelitian adalah mengetahui makna modal kerja perencanaan modal kerja pengorganisasian dan pengendalian modal kerja pada KUD Sumber Makmur. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pada KUD Sumber Makmur ini disebabkan sebagian besar penduduk Kecamatan Ngantang adalah anggota dan KUD Sumber Makmur telah berperan penting dalam perekonomian di masyarakat Kecamatan Ngantang. Selain itu sebagai koperasi yang telah berdiri cukup lama dan masih eksis hingga saat ini sehingga menarik mengetahui bagaimana manajemen modal kerja yang dilakukan KUD Sumber Makmur agar bisa berjalan operasionalnya hingga saat ini. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik studi kasus. Data yang didapat peneliti secara langsung dengan wawancara dokumentasi dan observasi. Tahapan riset data yaitu reduksi data penyajian data dan pemberian simpulan. Pengecekan keabsahan data di riset ini memakai metode triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan modal kerja di KUD Sumber Makmur telah dilaksanakan dengan baik dan sistematis dengan memberi kewenangan pengelolaan tiap unit sendiri dan tugas yang jelas bagi karyawan. Manajemen modal kerja dimaknai sebagai aspek modal yang mendukung kelancaran jalannya operasional usaha. Modal kerja yang ada terdiri dari modal keuangan (uang) modal sosial (kepercayaan) dan modal manusia (keterampilan). Perencanaan terhadap kas piutang dan persediaan dilaksanakan melalui pertemuan rutin yakni RAB serta untuk perencaan yang bersifat mendesak dilakukan melalui rapat pleno. Pengorganisasian yang dilakukan merupakan perealisasian dari rancangan anggaran yang berkaitan dengan kas piutang dan persediaan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional usaha. Kemudian pengendalian modal kerja yang dilaksanakan merupakan pemantauan atas kesesuaian antara rancangan anggaran terhadap perealisasian yang dilaksanakan. Pengendalian tersebut melalui evaluasi bulanan dan evaluasi triwulan.