Skripsi
The Correlation between students\' intensity in watching english videos on youtube and their listening skill / Wahyu Anggun Ningtiyas
Abstrak
Mendengarkan berperan penting dalam proses pemerolehan bahasa sebagaimana keterampilan tersebut merupakan keterampilan reseptif pertama yang diperoleh manusia sejak mereka masih bayi. Pemerolehan bahasa Inggris yang efektif dapat dipengaruhi beberapa faktor termasuk eksposur autentik yang didapat oleh siswa seperti menonton video berbahasa Inggris. Dewasa ini berbagai macam video-video berbahasa Inggris dapat dengan mudah diakses melalui Internet. Situs berbagi video yang paling populer digunakan di seluruh dunia adalah YouTube. Merujuk pada kepopuleran YouTube pada masa sekarang dan ekposur autentik yang bisa mempengaruhi proses pemerolehan bahasa peneliti memutuskan untuk mencari tahu hubungan intensitas siswa dalam menonton video berbahasa Inggris pada YouTube dengan kemampuan mendengarkan mereka. Penelitian ini dilakukan terhadap 81 siswa kelas sebelas SMAN 4 Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket untuk mengumpulkan informasi intensitas siswa dalam menonton video berbahasa Inggris di YouTube dan TOEFL Listening Test untuk mengukur keterampilan mendengarkan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan beberapa langkah analisis normalitas dan linieritas data menggunakan SPSS 24.0 untuk pengujian asumsi statistik uji hipotesis statistik menggunakan Pearson Product Moment yang kemudian diputuskan apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf signifikansi penelitian ini adalah 0 001 yang berarti lebih kecil dari 0 05 (.001 le 0 05). Dengan demikian hipotesis nol dalam penelitian ini ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Nilai koefisien korelasi 0 368 dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang cukup dan positif antara kedua variable yang berarti semakin tinggi intensitas siswa dalam menonton video berbahasa Inggris di YouTube semakin baik pula kemampuan mendengarkan yang mereka miliki dan begitu pula sebaliknya. Peneliti memberikan beberapa rekomendasi terkait dengan hasil temuannya. Siswa yang ingin mengembangkan keterampilan mendengarkan bahasa Inggris dapat mencoba menonton video berbahasa Inggris di YouTube berdasarkan minat dan tingkat kemampuan bahasa mereka lebih sering. Bagi guru bahasa Inggris video berbahasa Inggris di YouTube yang tepat dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk mengembangkan keterampilan mendengarkan pada siswa. Bagi peneliti selanjutnya dapat mencoba memodifikasi variabel keterampilan mendengarkan menjadi keterampilan bahasa atau kompetensi yang lain seperti keterampilan berbicara atau kompetensi kosa kata.