Skripsi
The non-observance of gricean maxims in carpool karaoke show / Dwi Ashri Mahmudah
Abstrak
Grice (1975) menyatakan bahwa di dalam berkomunikasi terkadang peseta tutur tidak menerapkan prinsip kerja sama sehingga menyebabkan terjadinya pelanggaran maksim. Saat peserta tutur melanggar maksim tuturan mereka bisa saja mengandung makna yang tersirat. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tentang jenis pelanggaran prinsip kerja sama Grice yang terjadi dalam acara Carpool Karaoke. Dalam studi ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa dua video Carpool Karaoke yaitu episode yang mendatangkan Shawn Mendes dan Ariana Grande sebagai bintang tamu. Dari dua video tersebut peneliti melakukan beberapa langkah untuk pengumpulan data seperti mentranskrip mengklasifikasi dan menganalisis percakapan peserta tutur berdasarkan teori pelanggaran maksim terhadap prinsip kerja sama yang dikemukakan oleh Grice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika melakukan percakapan peserta tutur mdash Shawn Mendes Ariana Grande dan James Corden mdash telah melanggar prinsip kerja sama Grice dan menghasilkan pelanggaran maksim dengan tiga cara yakni flouting violating dan opting out. Kasus pelanggaran maksim yang dilakukan yaitu flouting maksim sebanyak 28 kali (56%) violating maksim sebanyak 20 kali (40%) dan opting out sebanyak 2 kali (4%). Namun peneliti tidak menemukan adanya pelanggaran maksim dengan cara infringing dan suspending karena para peserta tutur memiliki latar belakang budaya yang sama. Oleh karena itu dapat diasumsikan bahwa mereka tidak harus melakukan pelanggaran maksim dengan cara infringing ataupun suspeding. Kesimpulannya terlepas dari ketidakfamiliaran terhadap prinsip kerja sama dan pelanggaran maksim peserta tutur masih bisa saling berkomunikasi sekalipun akan ada kemungkinan bahwa makna tuturan tidak sepenuhnya dapat diterima dengan baik. Hasil penelitian ini diharapkan mampu membuat para pembaca lebih mengenal tentang teori prinsip kerja sama yang mana dapat membantu agar percakapan menjadi lebih efektif. Selain itu peneliti juga berharap bahwa skripsi ini bisa menjadi referensi untuk penelitian sejenis yang membahas tentang penerapan serta pelanggaran prinsip kerja sama pada percakapan sehari-hari.