Skripsi
Analisis geospasial populasi kunci terinfeksi hiv/aids terhadap kasus hiv/aids di Kabupaten Malang / Tsabitah Aulawiyatus Syifa\'
Abstrak
HIV/AIDS telah menjadi masalah darurat global dan menyebabkan lebih dari 25 juta kematian. Malang Raya masuk ke dalam 16 kota/kabupaten di Indonesia yang dipilih berdasarkan prevalensi HIV tertinggi di kalangan populasi kunci dan Kabupaten Malang menjadi wilayah dengan kasus kumulatif AIDS terbanyak di Malang Raya. Melalui sistem informasi geografis dapat diketahui pola persebaran populasi kunci tinggi HIV/AIDS untuk menentukan strategi yang tepat dalam upaya pencegahan penularan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spasial antara wilayah berisiko terhadap kasus HIV/AIDS di Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasi melalui analisis hubungan spasial yang disajikan dalam bentuk diagram dan peta tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara populasi kunci penasun (p 0 047) dan waria (p 0 011) terhadap kasus HIV di Kabupaten Malang. Wilayah yang memiliki populasi kunci penasun dan waria tinggi juga cenderung menunjukkan prevalensi HIV yang tinggi. Wilayah tersebut yakni Kecamatan Lawang Singosari Kepanjen Pagelaran dan Turen. Maka dari itu diharapkan adanya koordinasi yang optimal antara Dinas Kesehatan Kabupaten Malang fasilitas kesehatan komunitas populasi kunci dan LSM yang menaunginya dalam upaya pencegahan dan penganggulangan HIV/AIDS.