Skripsi
Prediksi potensi senyawa Organosulfur dan Flavonoid pada Bawang Putih (allium sativum l.) sebagai penghambat aktivitas Enzim a- Glukosidase secara in Silico / Nur Alfi Maghfirotus Sa\'adah
Abstrak
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme kronis ditandai dengan hiperglikemia yang disebabkan resistensi insulin sekresi insulin yang tidak mencukupi atau keduanya. Penderita perlu mengonsumsi obat antidiabetes untuk mengendalikan indeks glikemik salah satunya dengan konsumsi akarbosa untuk menghambat enzim alpha -Glukosidase. Pengembangan obat baru yang memiliki efek samping lebih rendah terus dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan bahan alam. Bawang putih tunggal (Allium sativum L.) memiliki senyawa bioaktif seperti organosulfur dan flavonoid yang tinggi dan dimungkinkan mampu untuk menghambat enzim alpha -glukosidase. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi potensi senyawa organosulfur dan flavonoid A. Sativum L. dalam menghambat alpha -glukosidase secara In silico. Senyawa didapat dari web database PubChem sedangkan struktur kristal enzim alpha -glukosidase dari Protein Data Bank. Uji toksisitas dan parameter Lipinski melalui webserver online pkCSM dan Supercomputing Facility for Bioinformatics and Computational Biology IIT Delhi. Proses docking enzim dengan ligan melalui AutoDock Vina dalam PyRx sedangkan interaksi molekular melalui Discovery Studio Visulizer. Hasil menunjukkan akarbosa sangat efektif dalam menghambat alpha -Glukosidase dibandingkan senyawa ligan lainnya. Senyawa Rutin dimungkinkan menjadi alpha -glukosidase inhibitor yang efektif diantara semua ligan karena memiliki bioavaibilitas dan lipolitas yang dibutuhkan dalam mekanisme aksi penghambatan enzim alpha -Glukosidase meskipun binding affinity rutin (-8 3) lebih besar dibanding akarbosa (-15 6).