UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Proses berpikir matematis siswa dengan kepribadian introvert-ekstrovert dalam memecahkan masalah matematika / Dede Ngadino

Ngadino, Dede - Nama Orang;

Abstrak
Proses berpikir adalah aktivitas di dalam otak seseorang dalam menghubungkan sekumpulan informasi terdahulu yang ada pada diri mereka dengan suatu informasi baru yang diterima untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam menyelesaikan suatu masalah matematika sangat dibutuhkan adanya proses berpikir. Proses berpikir siswa penting untuk diketahui karena guru dapat melacak letak dan jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Kesalahan yang dilakukan siswa dapat dijadikan sumber informasi belajar dan pemahaman bagi siswa itu sendiri. Namun kita ketahui bahwa setiap siswa mempunyai tipe kepribadian yang berbeda-beda diantaranya kepribadian ekstrovert dan introvert. Hal tersebut juga sangat mempengaruhi proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir matematis siswa berdasarkan tipe kepribadian dalam pemecahan masalah matematika. Lokasi penelitian adalah di SMP Negeri 6 Sampolawa dengan jumlah subjek yang diambil adalah 4 siswa. Pengambilan subjek dilakukan dengan mengamati karakteristik siswa dengan merujuk pada ciri-ciri tipe kepribadian introvert maupun ekstrovert. Instrumen yang digunakan adalah tes kepribadian siswa tes soal pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Sedangkan untuk analisis data akan dilakukan analisis secara deskriptif terhadap hasil tes pemecahan masalah dan hasil wawancara kepada subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Proses berpikir siswa berkepribadian ekstrovert dapat memenuhi semua aspek pada fase entry namun tidak semua aspek pada fase attack dan review. Pada fase attack siswa telah memenuhi aspek try dan maybe namun tidak memenuhi aspek why karena siswa ekstrovert tidak dapat memberikan alasan logis kepada peneliti untuk menerima strategi yang dipilih dan tidak dapat meyakinkannya. Pada fase review aspek extend tidak dapat dipenuhi oleh siswa karena mereka lebih percaya diri jika bekerja secara berkelompok dan dapat memastikan kebenaran langkah yang diambil ke teman atau gurunya. Berbeda dengan Proses berpikir siswa berkepribadian introvert mereka dapat memenuhi semua fase entry dan attack namun tidak semua aspek review. Pada fase review siswa introvert mampu memenuhi aspek check dan reflect karena siswa introvert dapat mengevaluasi hasil dengan cara memeriksa apa yang ditulis secara teliti pada setiap langkah dan juga merefleksikan solusi yang ditulis dengan membuat suatu kesimpulan yang sesuai dengan masalah awal. Namun tidak untuk aspek extend. Aspek extend tidak terpenuhi karena siswa tidak dapat mencari cara penyelesaian lain untuk masalah yang diberikan.


Informasi Detail
DDC
Rt 510.76 NGA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2021.
Deskripsi Fisik
xiii, 109 lembar : ilus. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03160/KI/22
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. MATEMATIKA - BERPIKIR MATEMATIS
2. MATEMATIKA - PEMECAHAN MASALAH
3. MATHEMATICS - THINK MATHEMATICS

Pembimbing
1. Sudirman ; 2. Sukoriyanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik