Skripsi
Teks eksplanasi dalam surat kabar harian kompas (online) / Swasti Kusumaningtyas
Abstrak
Teks eksplanasi ialah teks yang bertujuan untuk menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa baik alam sosial maupun budaya. Teks eksplanasi ditulis untuk menjawab pertanyaan bagaimana atau mengapa. Pertanyaan bagaimana membutuhkan jawaban berupa deskripsi. Sebaliknya pertanyaan mengapa membutuhkan jawaban berupa penjelasan proses sebab-akibat. Tujuan utama teks eksplanasi ialah untuk menjelaskan tahapan langkah atau proses suatu fenomena yang sedang terjadi. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ragam isi teks eksplanasi dan pola pengembangan teks eksplanasi. Secara khusus penelitian ini mengkaji (1) ragam isi teks eksplanasi berupa konsep prosedur dan objek dan (2) pola pengembangan teks eksplanasi berupa pola definisi pola contoh/ilustrasi pola kronologis/peristiwa pola kausalitas (sebab-akibat) dan pola umum-khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah analisis teks. Data penelitian ini berupa kata frasa klausa kalimat dan/atau paragraf yang didalamnya terdapat teks eksplanasi. Sumber data penelitian ini adalah teks eksplanasi surat kabar harian Kompas (online). Dalam penelitian ini peneliti bertugas sebagai pengumpul data pengolah data dan penganalisis data. Pada penelitian ini analisis data meliputi tiga tahap yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memperoleh tiga kategori dalam ragam isi eksplanasi dan lima kategori dalam pola pengembangan teks eksplanasi. Pada ragam isi eksplanasi dapat dibagi atas konsep prosedur dan objek. Pada pola pengembangan teks eksplanasi dibedakan menjadi (1) pola pengembangan definisi (2) pola pengembangan contoh/ilustrasi (3) pola kronologis/peristiwa (4) pola kausalitas (sebab-akibat) dan (5) pola umum-khusus. Ragam isi teks eksplanasi berupa konsep dikategorikan menjadi (1) pendefinisian digunakan untuk menjelaskan makna atau memberikan keterangan dari objek atau suatu permasalahan yang harus dipahami (2) sumber/rujukan yang terbagi menjadi rujukan teori dan rujukan fenomena gunanya untuk dapat berpikir secara teoritis dan dapat memecahkan permasalahan dengan konsep ilmiah serta menemukan fakta-fakta yang berhubungan dengan fenomena dan (3) contoh/ilustrasi yang berguna untuk memahamkan teori yang telah dijabarkan dalam menunjang pemberian informasi. Ragam isi eksplanasi berupa prosedur dapat diklasifikasikan berdasarkan (1) prosedur konseptual digunakan untuk menjabarkan langkah-langkah berdasarkan teori yang dijelaskan dalam menyelesaikan suatu persoalan yang ada dan (2) prosedur operasional yang digunakan untuk memaparkan urutan tindakan-tindakan dalam membuat sesuatu yang menghasilkan produk serta membutuhkan alat dan langkah-langkah yang dilakukan secara sadar. Ragam isi eksplanasi berupa objek dapat diklasifikasikan berdasarkan (1) komponen objek untuk menanamkan pemahaman mengenai karakteristik sebuah objek dan (2) fungsi objek yang dilakukan berdasarkan konsep pengetahuan untuk menjabarkan fungsi objek dapat digambarkan dalam peristiwa sehari-hari. Terdapat lima kategori dalam pola pengembangan teks eksplanasi yakni (1) pola pengembangan definisi yang dikembangkan melalui penjabaran mengenai teori pendefinisian (2) pola pengembangan ilustrasi/contoh yang disusun dengan menyajikan gagasan utama lalu diuraikkan menjadi beberapa gagasan penjelas berupa ilustrasi/contoh gambaran (3) pola pengembangan kronologis/peristiwa merupakan urutan dari tindakan yang menghasilkan sesuatu dari suatu peristiwa (4) pola pengembangan kausalitas (sebab-akibat) merupakan pernyataan yang menunjukkan hubungan sebab dan akibat dari suatu peristiwa/permasalahan dan (5) pola pengembangan umum-khusus yang dikembangkan dengan menempatkan ide pokok pada awal paragraf sedangkan rincian ide penjelas terdapat dalam kalimat selanjutnya. Kelima pola ini berkesinambungan satu sama lain. Saran yang diajukan peneliti berdasarkan hasil penelitian kepada praktisi pembinaan dan pengajaran bahasa Indonesia di sekolah yakni penyusun buku teks guru bahasa Indonesia dan peneliti teks eksplanasi. Penyusun buku teks bahasa Indonesia dapat menggunakan penelitian ini sebagai tambahan referensi untuk menekankan pembinaan menyusun teks eksplanasi/eksplanasi kompleks dalam pengajaran bahasa Indonesia. Pembinaan dalam menyusun teks eksplanasi harus dikembangkan melalui konsep prosedur objek serta pola yang digunakan dalam pembuatan teks eksplanasi. Bagi guru bahasa Indonesia dalam menjelaskan menyampaikan dan melatih teks eksplanasi hendaknya lebih sistematis dalam menyampaikan materi mengenai teks eksplanasi dan pendapat menjelaskan gambaran konsep utama teks eksplanasi yang dapat diterapkan saat menulis teks jika siswa dirasa kesulitan dalam meggunakan konsep tersebut siswa dapat menggambarkan pola yang digunakan dalam menulis teks eksplanasi. Bagi peneliti dalam meneliti teks eksplanasi sebagai acuan referensi untuk melakukan penelitian mengenai teks eksplanasi. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti ragam isi teks eksplanasi maupun pola pengembangan teks eksplanasi dalam jenis teks lain ataupun meneliti sisi lain dari teks eksplanasi dengan fokus penelitian yang berbeda.