Skripsi
Pengembangan media interaktif mind mapping berbasis lectora untuk pembelajaran fi’il dan ism di Pesantren Putri Al-mawaddah / Elwin Walimatul Fara
Abstrak
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan mengenai pembelajaran nahwu dan sharaf di P.P. Al-Mawaddah diketahui bahwa selama ini kegiatan belajar dan mengajar masih terpaku pada buku ajar yaitu kitab ilmu nahwi dan ilmu sharfi cetakan Pondok Modern Darussalam Gontor. Metode yang diajarkan adalah metode induktif sesuai dengan metode penyajian pada kedua kitab tersebut. Sedangkan media yang digunakan hanya sebatas pada penayangan video unduhan dari youtube terkait penjelasan materi nahwu dan sharaf. Sementara itu minat dan motivasi peserta didik pada kedua mata pelajaran tersebut masih kurang diindikasikan dari hasil observasi dimana beberapa peserta didik tampak kurang berinteraksi saat pembelajaran. Oleh karena itu peneliti mengembangkan media interaktif mind mapping berbasis lectora untuk materi fi il dan ism di P.P. Al-Mawaddah. Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan produk media interaktif mind mapping berbasis Lectora untuk pembelajaran fi il dan ism di P.P. Al-Mawaddah. (2) Mendeskripsikan kelayakan produk media interaktif mind mapping berbasis Lectora untuk pembelajaran fi il dan ism di P.P. Al-Mawaddah dan sebagai penunjang pembelajaran fi il dan ism yang efektif. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaluation). Tahap analisis (Analysis) merupakan tahap analisis kebutuhan tahapan perencanaan (design) adalah tahap pengumpulan materi dan pengembangan media tahap pengembangan (development) adalah tahap validasi para ahli tahap penerapan (implementation) adalah tahap uji coba produk yang sudah dikembangkan sedangkan tahap evaluasi (evaluation) adalah tahap terakhir yaitu evaluasi untuk keseluruhan tahapan. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah sebuah produk media interaktif berbasis Lectora untuk pembelajaran fi il dan ism. Produk ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena telah melalui uji coba kelayakan. Berdasarkan hasil uji coba ahli materi diperoleh hasil 65% uji coba ahli media diperoleh hasil 93% hasil uji coba kelompok kecil didapatkan persentase sebesar 95% dan hasil uji coba kelompok besar 97%. Dari beberapa persentase tersebut disimpulkan rata-rata sebesar 87 5% dengan kategori sangat valid dan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.