Skripsi
Pengaruh motivasi bekerja aparatur desa, keefektifan pengendalian internal, moralitas aparatur desa dan jabatan pengelola keuangan desa terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan keuangan desa / Dwi Prasetya Putri
Abstrak
ABSTRAK Putri Dwi Prasetya. 2020. Pengaruh Motivasi Bekerja Aparatur Desa Keefektifan Pengendalian internal Moralitas Aparatur Desa dan Jabatan Pengelola Keuangan Desa Terhadap Pencegahan Kecurangan Pengelolaan Keuangan Desa. Skripsi. Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Makaryanawati S.E. M.Si Ak. Kata Kunci motivasi bekerja pengendalian internal moralitas jabatan pengelola keuangan pencegahan kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari motivasi bekerja aparatur desa keefektifan pengendalian internal moralitas aparatur desa jabatan pengelola keuangan desa terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan keuangan desa. Populasi dalam penelitian ini adalah 189 desa di Kabupaten Banyuwangi. Sampel penelitian ini adalah 24 desa yang dipilih secara acak dengan stratified random sampling. Responden pada penelitian ini sebanyak 58 aparatur desa yang menjabat sebagai kepala desa sekretaris dan bendahara desa. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi bekerja aparatur desa moralitas aparatur desa dan jabatan pengelola keuangan desa tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan keuangan desa. Sedangkan keefektifan pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan keuangan desa. Dengan demikian pemerintah Kabupaten Banyuwangi harus selalu menindaklanjuti setiap temuan dari inspektorat yang berpeluang kecurangan agar sistem pengendalian internal pemerintah desa semakin efektif. Keterbatasan pada penelitian ini adalah pertanyaan pada kuesioner jumlahnya sangat terbatas. Hal tersebut dikarenakan mempertimbangkan kesibukan aparatur desa yang dikhawatirkan enggan untuk menjawab pertanyaan yang terlalu banyak. Keterbatasan yang kedua yakni hasil penelitian ini hanya variabel keefektifan pengendalian internal yang berpengaruh terhadap variabel pencegahan kecuarangan pengelolaan keuangan desa. Sehingga pada penelitian selanjutnya sebaiknya menambah variabel bebas yang lain seperti variabel penegakan hukum. Hal ini dikarenakan indikator pada peneliian ini tidak menjelaskan hukum dan sanksi terkait pelaku kecurangan pengelolaan keuangan desa.