Skripsi
Peningkatan hasil belajar siswa pada materi rantai makanan melalui model student teams achievement division (stad) di kelas V SDN 1 Gajah Ponorogo / Mellasari Arina Fajarini
Abstrak
Model STAD merupakan salah satu model pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk bekerja sama berdiskusi dan berinteraksi dalam kelompok kemampuan yang heterogen. Dari observasi diperoleh temuan bahwa hasil belajar siswa masih rendah rata-rata nilai hasil belajar siswa yaitu 62 atau dapat dikatakan di bawah KKM. Proses pembelajaran belum terpusat pada aktivitas siswa. Untuk itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah penerapan Model STAD. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas model Kemmis Taggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus setiap siklus terdiri dari perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara dan analisis dokumentasi. Guru telah menerapkan pembelajaran sesuai dngan sintaks dari Model STAD. Aktivitas siswa dalam penerapan Model STAD yaitu pada siklus 1 nilai rata-rata yaitu 67 adapun pada siklus 2 nilai aktivitas belajar selama penerapan STAD rata-rata 89. Hasil belajar siswa pada siklus 1 rata-rata 68 Sedangkan pada siklus 2 setelah menerapkan STAD rata-rata nilai adalah 92. Dari hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penerapan STAD pada pembelajaran Rantai Makanan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar18 %. Hasil belajar siklus 1 nilai rata-rata 62 sedangkan pada siklus 2 nilai rata-rata adalah 88. .Dari hasil penelitian disarankan agar dalam pembelajaran guru meningkatkan aktivitas dan interaksi siswa melalui penerapan Model STAD. Pembagian kelompok sebaiknya dilakukan di luar jam pelajaran agar efektif.