Skripsi
Partisipasi orangtua dalam mengembangkan kemandirian anak di tk permata iman i malang (studi kasus pada anak usia 5 tahun) / Ditha Wikaslaputri
Abstrak
RINGKASAN WikaslaPutri Ditha. 2020. Partisipasi orangtua dalam mengembangkan kemandirian anak di TK Permata Iman I Malang (studi kasus pada anak usia 5 tahun). Skripsi program studi S1-Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ahmad Samawi M. Hum. (II) Nur Anisa M.Pd. Kata Kunci Anak Usia Dini Karakter Kemandirian Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan partisipasi orangtua dalam mengembangkan perilaku kemandirian pada subjek penelitian (2) mendeskripsikan penyebab subjek penelitian memiliki perilaku kemandirian yang baik (3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kemandirian subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di TK Permata Iman I Malang dan di rumah subjek penelitian yang beralamat di Jl. Tirto Sentono 15B Landungsari Kota Malang. Hasil penelitian ini adalah (1) orangtua berpartisipasi dalam memberikan teladan terkait kemandirian anak supaya berdampak positif. Subjek diberi pengertian dan contoh nyata agar memiliki rasa tanggung jawab pada diri sendiri (menyesuaikan barang milik subjek sendiri) yang di lakukan dengan cara (memberi contoh agar meletakkan mainan di tempatnya piring kotor di tempatnya). (2) anak memiliki kemandirian yang baik yaitu berperilaku mandiri dalam mengurus dirinya sendiri. Adanya pemberian contoh melalui orangtua kemudian anak meniru sehingga anak terbiasa memiliki rasa tanggung jawab pada diri sendiri dalam hal kemandirian (mengurus dirinya sendiri). (3) faktor pendukung dan penghambat orangtua dalam mengembangkan kemandirian anak. Faktor pendukung dengan cara mencari bacaan-bacaan parenting tentang cara mendidik anak dengan baik cara mengurangi emosi atau mengontrol emosi agar dapat bersikap sabar pada anak. Melalui usaha mengikuti pembelajaran tersebut orangtua berusaha menerapkannya pada anak yang bertujuan agar dapat mendidik anak dengan baik. Sedangkan faktor penghambat ketika mood anak sedang jelek sehingga tidak mau melakukan aktivitas. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu mengumpulkan data anak dengan anak dengan perpanjangan waktu yang lebih lama bersama anak sehingga memiliki kesempatan lebih banyak untuk menemukan data yang lebih lengkap. Selain itu diharapkan dapat melakukan penelitian mengenai kemandirian yang negatif pada anak.