UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh faktor sosial, ekonomi dan demografi terhadap fertilitas di kecamatan kedungkandang kota malang / Lorenza De Araujo

Araujo, Lorenza De - Nama Orang;

Abstrak
Tingginya pertumbuhan penduduk merupakan salah satu permasalahan kependudukan di Indonesia yang dikarenakan angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan kematian. Angka fertilitas dapat diketahui melalui TFR (Total Fertility Rate) yaitu rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang wanita selama masa reproduksinya. Berdasarkan data BKKBN TFR Indonesia mencapai 2 4 yang mana belum mencapai target yaitu TFR 2 1. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang telah berhasil mencapai target TFR yaitu 1 97 karena angka tersebut lebih rendah dibandingkan TFR Indonesia. Kota Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang berhasil mencapai target TFR yaitu 1 75. Kecamatan dengan TFR tertinggi di Kota Malang adalah Kecamatan Kedungkandang yaitu sebesar 3 72 disusul dengan Kecamatan Sukun 1 77 Kecamatan Blimbing 1 68 Kecamatan Klojen 0 3 dan Kecamatan Lowokwaru 0 28. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan pendapatan dan usia perkawinan pertama terhadap fertilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Metode analisis yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan wawancara terstruktur dan studi literatur. Analisis yang digunakan adalah tabulasi tunggal tabulasi silang dan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah variabel pendidikan memiliki pengaruh signifikan (0 003 lt 0 05) dengan arah koefisien pengaruh negatif (-0 090) sehingga semakin tingginya pendidikan berpengaruh signifikan terhadap rendahnya fertilitas. Variabel pendapatan memiliki pengaruh tidak signifikan (0 268 gt 0 05) dengan arah koefisien pengaruh positif (0.00000003549) sehingga semakin tinggi variabel pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingginya fertilitas. Variabel usia perkawinan pertama memiliki pengaruh signifikan (0 019 lt 0 05) dengan arah koefisien pengaruh negatif (-0 048) sehingga semakin tua usia perkawinan pertama akan berpengaruh signifikan terhadap rendahnya fertilitas. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor sosial dengan variabel pendidikan merupakan faktor yang paling berpengaruh dominan terhadap fertilitas di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Wanita berpendidikan tinggi cenderung menunda perkawinan di usia muda sehingga akan mengurangi jumlah anak lahir hidup di wilayah tersebut.


Informasi Detail
DDC
Rs 304.632 LOR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Geografi, 2021.
Deskripsi Fisik
xiii, 126 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02792/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. FERTALITAS
2. FERTALITY

Pembimbing
1. Budijanto, M.sos ; 2. Singgih Susilo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik