Skripsi
Hubungan antara cyberstalking dengan stress pada mahasiswa Universitas Negeri Malang / Fatikh Nur Beity
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan cyberstalking dengan stress pada mahasiswa di Universitas Negeri Malang. Stress pada remaja tidak hanya disebabkan oleh lingkungan yang ada di sekitarnya namun juga dapat terjadi akibat menggunakan media sosial diketahui bahwa adanya hubungan antara penggunaan media sosial dengan tingkat stress hal ini disebabkan media sosial dapat menyebabkan perilaku yang terus menerus atau dapat menyebabkan kecanduan. Remaja menggunakan media sosial untuk berbagi informasi dan melakukan stalking kepada orang lain selain itu pada umumnya remaja menggunakan waktu minimal 2 jam dan maksimal 4 jam untuk men-stalking di media sosial orang lain seperti mantan pacar atau orang yang disukai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik untuk pengumpulan data penelitian ini ialah data wawancara dan alat ukur psikologis berupa skala Alat yang mengukur perilaku cyberstalking yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dengan 47 aitem berdasarkan teori Spitzberg Rhea (1999) dan untuk mengukur stress yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dengan 28 aitem berdasarkan teori Sarafino Smith (2012). Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 155 mahasiswa di Universitas Negeri Malang yang melakukan stalking di media sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara cyberstalking dengan stress pada mahasiswa di Universitas Negeri Malang.