Skripsi
Deskripsi problematika kemampuan pedagogik guru sekolah dasar terhadap pembelajaran daring era new normal di Kota Blitar / Rif\'Atul Zuhria
Abstrak
RINGKASAN Zuhria Rif rsquo atul. 2021. Deskripsi Problematika Kemampuan Pedagogik Guru Sekolah Dasar terhadap Pembelajaran Daring Era New Normal di Kota Blitar. Skripsi Prodi S1 ndash Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Murdiyah M.Pd. (II) Esti Untari S.Pd. M.Pd. Kata Kunci kemampuan pedagogik pembelajaran daring New Normal Pembelajaran daring merupakan sistem pelaksanaan pendidikan yang melibatkan interaksi antara guru dan siswa dengan memanfaatkan jaringan internet. Pembelajaran daring yang dilaksanakan sejak Maret 2020 mengalami kendala di berbagai aspek. Upaya mengatasi kendala-kendala tersebut merupakan tugas guru sebagai pengelola pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kemampuan pedagogik guru pada pelaksanaan pembelajaran daring serta mendeskripsikan problematika yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran daring era New Normal di sekolah dasar di Kota Blitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menghasilkan data deskpriptif. Data yang digunakan adalah hasil wawancara dengan guru hasil angket guru dan hasil studi dokumentasi rencana pelaksanaan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SDN Karangtengah 4 SDN Gedog 3 SDN Kepanjenkidul 2 SDN Sentul 3 SDN Sukorejo 1 dan SDN Pakunden 1. Setelah dilakukan wawancara pengambilan angket dan studi dokumentasi dilakukan analisis data mulai dari reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru di Kota Blitar tidak dapat melaksanakan 8 aspek kompetensi pedagogik secara lengkap selama melaksanakan pembelajaran daring. Problematika pelaksanaan pembelajaran daring yang terjadi di Kota Blitar yaitu sulitnya menerapkan strategi pendekatan dan metode yang bervariasi siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran sulitnya guru dalam memantau tingkat pemahaman siswa sulitnya menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan RPP ucapan dan tingkah laku siswa sulit dipantau sulitnya menguasai teknologi sulitnya melaksanakan proses evaluasi dan penilaian serta sulitnya mengidentifikasi potensi siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar di Kota Blitar selama masa pandemi mengalami penurunan efektivitas. Pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh guru sekolah dasar mengalami banyak kendala sehingga pembelajaran sulit dilaksanakan secara maksimal. Berdasarkan simpulan tersebut maka sebaiknya guru mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi pedagogik dalam rangka memaksimalkan pembelajaran problematika pelaksanaan pembelajaran daring perlu dicari solusinya oleh guru dan sekolah media dan strategi pembelajaran perlu divariasikan fasilitas berupa media cetak perlu disediakan untuk membantu menunjang pembelajaran serta evaluasi secara lisan perlu diadakan untuk mengetahui pemahaman siswa.