UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh variasi suhu dan waktu sintering terhadap karakteristik tulang ikan tuna menggunakan sintesis coprecipitation / Ba\'id Fahrun Nisa\'

Nisa', Ba'id Fahrun Nisa' - Nama Orang;

Abstrak
Pengaruh suhu dan waktu dalam proses sintering suatu material merupakan indikator penting yang perlu diperhatikan. Dengan adanya pengaruh tersebut maka akan menghasilkan karakteristik material yang berbeda antar sampel. Suhu dan waktu sintering sangat berpengaruh pada karakteristik material. Semakin bertambahnya suhu dan waktu sintering maka semakin tinggi titik puncak fasa yang dihasilkan serta semakin homogen bentuk dan ukuran butir yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai titik puncak tertinggi fasa hidroksiapatit dan struktur mikro dari variasi suhu dan waktu sintering. Sintesis yang digunakan pada proses pembentukan material menggunakan sintering ini adalah metode coprecipitation dimana material yang digunakan adalah serbuk yang berasal dari tulang ikan tuna. Dari tulang ikan tuna yang mengandung CaCO3 tersebut akan dilihat kandungan fasa hidroksiapatit yang terbentuk serta bentuk dan ukuran butirnya akibat variasi suhu dan waktu sintering. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis eksperimen dengan desain penelitian pre-experimental. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif dan analisis kualitatif. Teknik analisis data ini digunakan untuk menggambarkan hasil data dari pengujian transformasi fasa menggunakan X-Ray Diffraction dan ukuran butir menggunakan Scanning Electrone Microscope dimana statistik yang diperoleh akan dideskripsikan. Sementara pada pengujian bentuk butir pada Scanning Electrone Microscope akan dideskripsikan secara kualitatif untuk menentukan bentuk butir yang sesuai. Penelitian ini menggunakan 3 variasi suhu sebesar 500oC 700oC dan 900oC. Sementara untuk variasi waktu sintering menggunakan 120 menit 180 menit dan 240 menit. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa variasi suhu dan waktu sintering memengaruhi karakteristik material. Perbedaan karakteristik dihasilkan dari variasi suhu dan waktu sintering pada masing-masing material. Pada pengujian X-Ray Diffraction titik puncak hidroksiapatit tertinggi diperoleh pada perlakuan sintering suhu 900oC selama 180 menit yaitu sebesar 203 27 counts. Hal ini dikarenakan pada suhu tertinggi dengan waktu terlama yaitu 900oC selama 240 menit terlihat adanya zat pengotor yang memengaruhi tinggi titik puncak fasa hidroksiapatit. Sementara untuk bentuk butir dan ukuran butir serbuk tulang ikan tuna yang paling homogen terlihat jelas pori dan batas butir sedikit dan dapat dikatakan sebagai nanopartikel dihasilkan dari perlakuan sintering pada suhu 900oC selama 180 menit dengan ukuran butir rata-rata sebesar 325 nm dengan nilai standar deviasi sebesar 27 1.


Informasi Detail
DDC
Rs 620.117 NIS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 0.
Deskripsi Fisik
xx, 105 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02822/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang.
Subjek
1. PARTIKEL, NANO (ILMU BAHAN) - TULANG IKAN TUNA
2. PARTICLES, NANO (MATERIALS SCIENCE) - TUNA FISH BONE

Pembimbing
1. H. Djoko Kustono ; 2. Wahono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik