Skripsi
Kontrol ruangan pasien menggunakan sinyal EOG bagi penderita kelumpuhan / Ahsan Walad
Abstrak
Penderita kelumpuhan khususnya pada penderita ALS (Amyotrophic lateral sclerosis) tidak dapat menggerakkan hampir seluruh tubuhnya kecuali gerakan mata. Sehingga mereka membutuhkan alat bantu dalam kegiatan kesehariannya. Sebuah alat bantu yang dapat membatu aktivitas di dalam ruangan menggunakan gerakan mata dapat dikembangkan. Fasilitas kamar terdiri atas kendali backrest tempat tidur menyalakan/mematikan kipas menyalakan/mematikan lampu membuka/menutup gorden dan membuka/menutup pintu. Aktivitas pada alat bantu tersebut dapat dikendalikan dengan gerakan mata berdasarkan tampilan antarmuka. Gerakan mata yang dikembangkan yaitu lirik kiri lirik kanan berkedip satu kali dan berkedip dua kali sebagai perintah geser kiri geser kanan aktivasi dan ekskusi perintah. Didalam sistem terdapat perekaman sinyal mata elektroda pengolahan sinyal ekstraksi fitur klasifikasi dan perintah keluaran. Jaringan saraf tiruan digunakan untuk memprediksi nilai kelas dari gerakan mata untuk menentukan gerkan mata yang masuk. Pada penelitian ini hasil yang didapatkan adalah sistem mampu memprediksi gerakan mata masukan dan dapat menggerakan navigasi antarmuka sesuai yang gerakn mata yang dimasukkan.