UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Efektivitas pelapis kitosan pada pupuk npk slow release fertilizer berbasis biochar / Intan Machiya

Machiya, Intan - Nama Orang;

Abstrak
Slow release fertilizer (SRF) merupakan suatu jenis pupuk yang mampu mengendalikan pelepasan unsur hara yang mudah hilang. Metode yang dapat digunakan dalam pembuatan pupuk SRF diantaranya dengan memperbesar volume pori pupuk melalui penggunaan matriks yang memiliki nilai tukar kation tinggi seperti biochar dan pelapisan pupuk menggunakan bahan pelapis yang bersifat semipermeabel dan/atau tidak larut dalam air seperti kitosan. Penggunaan matriks biochar digunakan sebagai alternatif sumber K dan karena luas permukaannya cukup besar maka dapat juga bekerja sebagai matriks sehingga penggunaan matriks ini dapat membantu pupuk agar tidak mudah larut dalam air sehingga mengurangi losses pupuk ketika digunakan di lahan. Pada penelitian ini digunakan kitosan sebagai pelapis pupuk yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pupuk dalam mengontrol pelepasan hara serta mampu menghambat degradasi pupuk oleh air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kitosan sebagai pelapis pupuk NPK SRF berbasis biochar (C-NPK SRF) dengan aplikasi pelapis kitosan terhadap pelepasan nitrogen dan fosfor serta ketahanan pupuk terhadap air. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan secara eksperimen laboratorik. Pengujian yang dilakukan meliputi uji morfologi uji pelepasan nitrogen metode Kjeldahl uji pelepasan fosfor metode Olsen uji kadar air dan uji disolusi. Hasil uji pelepasan nitrogen dan fosfor menunjukan bahwa penggunaan larutan kitosan 1% sebagai pelapis pupuk tidak memberikan hasil signifikan terhadap kontrol pelepasan nitrogen dan fosfor. Hasil uji kadar air diperoleh pupuk dengan kadar air terendah yaitu pupuk C-NPK SRF pelapis kitosan sebesar 2 74%. Dan pada uji disolusi pupuk diperoleh pupuk yang paling tahan terhadap degradasi oleh air yaitu pupuk C-NPK SRF pelapis kitosan dengan waktu degradasi selama 2 jam 55 menit.


Informasi Detail
DDC
Rs 631.8 MAC e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2021.
Deskripsi Fisik
xi, 32 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02128/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. PUPUK NPK - KITOSAN
2. KITOSAN - PELAPIS PUPUK
3. NPK FERTILIZER - KITOSAN

Pembimbing
1. Yudhi Utomo ; 2. Arfiana
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik