Skripsi
Pengaruh pendekatan pembelajaran steam (science, technology, engineering, art and mathematics) terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas V MI Hidayatul Mubtadi\'in Jagalempeni Wanasari Brebes / Azka Nurmaisyah Mardlotillah
Abstrak
Keterampilan Beripikir Tingkat Tinggi merupakan keterampilan yang membutuhkan penalaran tingkat tinggi dimana Bloom mengklasifikasikan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi berupa keterampilan menganalisis mengevaluasi dan mencipta. Penerapan Keterampilan berpikir tingkat tinggi diharapkan dapat melatih siswa dalam meningkatkan kompetensi-kompotensi seperti berpikir kritis kreatif dan inovatif. Maka dari itu pendidik perlu suatu pendekatan pembelajaran yang dapat membekali siswa dalam melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi. pendekatan tersebut salah satunya adalah pembelajaran STEAM. pendekatan pembelajaran STEAM merupakan pendekatan pembelajaran kreatif dan inovatif yang dapat membantu siswa dan guru dalam memunculkan terus rasa ingin belajar dan mengetahui lebih banyak dan lebih jauh lagi melalui rancangan pembelajaran yang bersifat kontekstual. Dalam pembelajaran ini siswa secara aktif akan membangun pengetahuan dan pemahamannya sendiri melalui proyek. Proyek yang diberikan pada pembelajaran dengan pendekatan STEAM menuntut siswa untuk dapat memahami suatu pembelajaran sebagai science memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang untuk menemukan konsep secara inkuiri kemudian disajikan dengan memperhatikan etika dan estetika sebagai seni dan menampilkan bentuk-bentuk materi dengan manifesti matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran STEAM terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Siswa Kelas V MI Hidayatul Mubtadi in. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimental dengan desain non equivalent Pretest-postest control group design yaitu dengan memberikan perlakuan pada kelas eksperimen. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu satu variabel terikat Pembelajaran STEAM dan satu variabel bebas keterampilan berpikir tingkat tinggi. Populasi dalam penelitan ini adalah seluruh siswa kelas V MI Hidayatul Mubtadi in dengan sampel yang berjumlah 48 siswa. 24 siswa untuk kelas ekeperimen dan 24 siswa untuk kelas kontrol. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah instrumen tes. Bentuk tes yang digunakan adalah uraian yang terdiri dari 5 soal. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda t-test tipe Independent sample t test yang dihitung menggunakan program SPSS versi 23. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kelas ekeperimen dan kelas kontrol sama-sama mengalami peningkatan nilai. Secara umum nilai postest dari kedua kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol) lebih besar dibandingkan dengan nilai prestest. Setelah diketahui nilai rata-rata kedua kelas dilakukan uji hipotesis untuk menentukan keputusan menolak atau menerima kebenaran dari pernyataan yang telah dibuat dengan cara membandingkan dua sampel yang tidak saling berhubungan atau berpasangan dari hasil postest kedua kelas (kelas ekeperimen dan kelas kontrol). Hasil tes Keterampilan Berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas V yang pembelajarannya menggunakan pendekatan STEAM (kelas eksperimen) lebih baik dibandingkan dengan hasil tes keterampilan berpikir tingkat tinggi kelas yang tidak melakukan pembelajarannya dengan pendekatan STEAM (kelas kontrol). Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata tes pada kelompok eksperimen sebesar 49.79 sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh rata-rata tes sebesar 28.13 dengan selisih 14 729 sedangkan uji beda yang dilakukan menggunakan bantuan program SPSS versi 23 didapatkan nilai 2 981 dengan signifikasi (p) 0 005. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima karena nilai (2 981) dari nilai (1 0129) dan nilai signifikasi